InterSystems Perkenalkan AI Etis Bantu Tenaga Medis di RS EMC
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
03 Sep 2025
242 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
AI dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pelayanan kesehatan.
Keterlibatan manusia sangat penting dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan.
InterSystems berkomitmen untuk menerapkan AI secara etis dan tanpa bias.
InterSystems mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk membantu tenaga medis dengan cara yang aman dan etis. Mereka menekankan pentingnya keterlibatan manusia dalam proses pengambilan keputusan agar teknologi ini tidak menggantikan dokter, tetapi membantu mereka bekerja lebih efisien.
Dalam penerapan AI, InterSystems menggunakan metode pengujian yang ketat untuk memastikan jawaban yang diberikan oleh AI benar dan tidak berhalusinasi. Sistem mereka merekam pertanyaan paling sering diajukan oleh tenaga medis sebagai acuan validasi yang terus diperbarui untuk menjaga akurasi.
RS EMC menjadi rumah sakit pertama yang menggunakan produk AI bernama IntelliCare dari InterSystems. Tenaga medis di RS EMC melaporkan bahwa teknologi ini sangat membantu karena memberikan ringkasan pasien dan jawaban yang akurat, sehingga mempercepat pekerjaan mereka.
Tantangan utama dalam penggunaan AI adalah alur kerja tenaga medis yang rumit. Untuk itu, InterSystems memperbaiki fitur IntelliCare dengan menggunakan mikrofon desktop yang lebih mudah diakses dibandingkan dengan versi awal yang mengharuskan penggunaan ponsel dengan tombol rekam.
InterSystems juga menegaskan bahwa penggunaan AI tidak bertujuan untuk mengganti pekerjaan manusia, melainkan sebagai pendukung yang membuat proses pelayanan kesehatan menjadi lebih baik dan efisien. Prinsip etika menjadi pijakan penting dalam pengembangan teknologi ini.
Analisis Ahli
Dr. Eric Topol
Pengintegrasian AI dalam kesehatan harus fokus pada kemitraan antara manusia dan mesin sehingga meningkatkannya tanpa menggantikan peran klinisi.Fei-Fei Li
Keamanan dan etika menjadi pondasi utama dalam pengembangan AI, terutama di bidang medis yang sangat sensitif terhadap kesalahan.

