Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Batu Amber Rp19 Miliar yang Terabaikan Jadi Pengganjal Pintu di Romania

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
02 Sep 2025
299 dibaca
1 menit
Batu Amber Rp19 Miliar yang Terabaikan Jadi Pengganjal Pintu di Romania

AI summary

Batu amber yang ditemukan nenek ternyata merupakan harta karun yang sangat berharga.
Keluarga nenek tidak menyadari nilai batu tersebut hingga setelah kematiannya.
Penemuan ini menunjukkan pentingnya penelitian dalam bidang sejarah dan ilmiah.
Di sebuah desa bernama Colti di Romania, seorang nenek menemukan batu berat seberat 3,5 kilogram di dasar sungai. Tanpa mengetahui nilainya, nenek itu menggunakan batu tersebut sebagai pengganjal pintu di rumahnya.Setelah nenek itu meninggal dunia pada tahun 1991, keluarganya yang mewarisi rumah mulai curiga dengan batu tersebut dan memutuskan untuk menjualnya kepada pemerintah Romania. Mereka kemudian menemukan bahwa batu itu adalah bagian dari amber terbesar yang ditemukan di dunia.Amber sendiri adalah resin pohon yang berusia jutaan tahun lalu dan mengalami proses pengerasaan hingga menjadi batu. Amber dari wilayah Colti memiliki ciri khusus yaitu warna merah yang dalam, dan sangat populer serta bernilai tinggi di pasaran.Batu amber tersebut kemudian disimpan di Museum Sejarah Krakow di Polandia untuk penelitian lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan batu tersebut berusia sekitar 38 hingga 70 juta tahun, menjadikannya sangat berharga baik secara ilmiah maupun museologi.Direktur Museum Buzau, Daniel Costache, menyatakan bahwa penemuan batu amber ini sangat penting baik bagi dunia sains maupun museum. Penemuan ini juga masuk dalam daftar harta karun nasional Romania.

Experts Analysis

Daniel Costache
Penemuan ini merepresentasikan signifikansi di level sains dan level museum.
Editorial Note
Penemuan ini menunjukkan betapa besar potensi harta tersembunyi yang kadang tidak disadari di lingkungan sekitar kita, khususnya bahan fosil alami seperti amber yang memiliki nilai ilmiah dan ekonomi tinggi. Penting untuk dilakukan edukasi kepada masyarakat lokal agar lebih peduli terhadap benda-benda bersejarah yang ada di sekitar mereka agar tidak terlewatkan begitu saja.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.