AI summary
Profesi driver ojek online menawarkan fleksibilitas waktu dan penghasilan yang menarik. Khoerudin menggantungkan hidupnya dari pekerjaan ini setelah meninggalkan pekerjaan tetap. Pengalaman Khoerudin menunjukkan bahwa banyak orang beralih ke pekerjaan berbasis aplikasi untuk mencari penghidupan. Di tengah situasi ekonomi yang menantang dan sulitnya mencari pekerjaan tetap, banyak warga Jakarta beralih menjadi driver ojek online. Profesi ini dianggap sebagai pilihan yang menjanjikan karena penghasilan yang bisa didapatkan cukup besar dan waktu kerja yang fleksibel.Khoerudin, seorang driver ojek online berusia 39 tahun, telah menjalani profesi ini selama enam tahun. Sejak 2019, ia memutuskan menjadi driver penuh waktu setelah sebelumnya bekerja sebagai pegawai pemeliharaan gedung. Kini penghasilannya bisa mencapai Rp 8 juta hingga Rp 9 juta setiap bulan.Ia mulai bekerja dari pagi pukul 06.00 sampai malam pukul 22.00 dengan waktu istirahat satu hingga dua jam di siang hari. Sebagian besar penumpangnya berasal dari wilayah Jakarta Pusat, namun ia juga sering mengantar ke daerah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.Khoerudin merasa profesi driver ojek online lebih nyaman daripada pekerjaan tetap sebelumnya karena ia bisa mengatur jadwal kerjanya sendiri dan libur sesuai kebutuhan keluarga. Walau harus bekerja hampir setiap hari, fleksibilitas waktu membuatnya merasa lebih leluasa.Keberadaan driver ojek online menjadi solusi bagi banyak orang yang membutuhkan penghasilan tambahan atau alternatif pekerjaan di tengah ketatnya pasar kerja. Fleksibilitas dan penghasilan yang cukup membuat pekerjaan ini tetap menjadi pilihan utama.
Pengalaman Khoerudin mencerminkan perubahan pola kerja di era digital di mana fleksibilitas dan penghasilan yang cukup menjadi faktor utama dalam memilih profesi. Fenomena ini menunjukkan bahwa pekerjaan tradisional tidak selalu mampu memenuhi tuntutan hidup modern, sehingga profesi berbasis aplikasi online akan semakin diminati.