Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Bangun Pembangkit Listrik Nuklir Modular Pertama di AS untuk Data Center

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
02 Sep 2025
124 dibaca
2 menit
Google Bangun Pembangkit Listrik Nuklir Modular Pertama di AS untuk Data Center

Rangkuman 15 Detik

Google menjalin kerja sama untuk membangun reaktor nuklir modular kecil di AS.
Proyek Hermes 2 ditargetkan beroperasi pada tahun 2030 dan mendukung pusat data Google.
Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di Oak Ridge dan menyediakan tenaga kerja terampil.
Google bekerja sama dengan Kairos Power dan Tennessee Valley Authority (TVA) untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir modular kecil bernama Hermes 2 di Oak Ridge, Tennessee. Pembangkit ini ditargetkan beroperasi pada tahun 2030 dengan kapasitas listrik sampai 50 megawatt. Proyek ini diharapkan bisa menjadi sumber energi berkelanjutan dan mendukung pusat data Google di Tennessee dan Alabama. Listrik yang dihasilkan akan disalurkan melalui TVA kepada Google lewat skema power purchase agreement. Ini adalah pembelian pertama listrik dari reaktor nuklir generasi terbaru yang dilakukan oleh utilitas listrik di Amerika Serikat. Dengan keunggulan pasokan listrik yang stabil, tenaga nuklir dipandang lebih bisa diandalkan dibandingkan energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin yang tergantung cuaca. Proyek Hermes 2 juga diharapkan memicu kegiatan ekonomi baru di kota Oak Ridge yang lama dikenal sebagai pusat riset nuklir. Beberapa program pelatihan akan digelar bersama Universitas Tennessee dan institusi lokal lainnya untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil yang nantinya akan mengoperasikan fasilitas ini. Ini juga membuka peluang lapangan kerja bergaji tinggi di wilayah tersebut. Meski menjanjikan, pembangunan fasilitas nuklir sering kali menghadapi masalah seperti keterlambatan dan kenaikan biaya yang signifikan. Karena itu, masih ada kritik tentang efektivitas penggunaan teknologi nuklir eksperimental dibandingkan memperluas pengembangan energi terbarukan yang sudah terbukti lebih cepat dan murah. Namun Google terlihat yakin proyek ini dapat membantu mengurangi risiko dan biaya bersama mitra. Don Moul, CEO TVA, menyatakan bahwa nuklir merupakan fondasi masa depan keamanan energi, dan keikutsertaan Google dalam proyek ini menunjukkan komitmen perusahaan teknologi besar terhadap transisi energi berkelanjutan. Dengan suksesnya proyek ini, diharapkan bisa menjadi model kerja sama inovatif yang memberikan manfaat bagi industri teknologi, utilitas listrik, dan masyarakat luas.

Analisis Ahli

Don Moul
Nuklir adalah fondasi masa depan keamanan energi dan proyek ini membawa keuntungan bagi pelanggan TVA serta infrastruktur energi AS.
Ahli Energi Nuklir
Pengembangan reaktor modular kecil dapat mengatasi sebagian besar masalah pembengkakan biaya dan keterlambatan pada pembangkit konvensional, jika didukung regulasi dan investasi yang konsisten.