Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mesin Kapal Bertenaga Amonia Pertama di Dunia untuk Pelayaran Ramah Lingkungan

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
01 Sep 2025
292 dibaca
2 menit
Mesin Kapal Bertenaga Amonia Pertama di Dunia untuk Pelayaran Ramah Lingkungan

Rangkuman 15 Detik

J-ENG meluncurkan mesin kapal amonia pertama di dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Mesin ini dapat beroperasi dengan dua jenis bahan bakar: amonia dan minyak berat.
Pengujian mendalam dan sertifikasi oleh ClassNK menunjukkan kinerja dan keamanan mesin yang luar biasa.
Japan Engine Corporation (J-ENG) dari Jepang telah memperkenalkan mesin kapal komersial pertama di dunia yang dapat menggunakan bahan bakar amonia. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu mengurangi emisi gas rumah kaca di industri pelayaran, yang merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar di dunia. Mesin yang diberi nama 7UEC50LSJA-HPSCR ini memiliki kemampuan dual-fuel, artinya dapat menggunakan bahan bakar tradisional berupa minyak berat dan amonia. Ini memudahkan kapal untuk bertransisi menuju penggunaan bahan bakar yang lebih bersih tanpa perlu mengganti mesin secara langsung. Setelah melewati berbagai uji performa dan keselamatan selama ratusan jam, mesin ini telah mendapatkan sertifikasi dari ClassNK, organisasi klasifikasi kapal terbesar di dunia. Mesin ini diperkirakan akan mulai dipasang pada kapal pada Oktober 2025 dan kapal tersebut akan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2026. Pengujian menunjukkan bahwa mesin ini mampu mengurangi emisi nitrogen oksida sebanyak 50 persen dan hampir tidak menghasilkan emisi amonia yang tidak terbakar. Selain itu, efisiensi mesin saat menggunakan amonia setara atau bahkan lebih tinggi dibandingkan saat menggunakan minyak berat. J-ENG juga sedang mengembangkan mesin dengan diameter bore yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan kapal berukuran lebih besar. Proyek ini didukung oleh organisasi Jepang seperti NEDO dan diharapkan dapat membantu industri pelayaran Indonesia dan global mencapai target netral karbon pada 2050.

Analisis Ahli

Dr. Hirotaka Saito
Penggunaan amonia sebagai bahan bakar kapal adalah terobosan penting menuju pelayaran ramah lingkungan, namun tantangan terkait infrastruktur dan keamanan harus diatasi untuk implementasi luas.
Prof. Yuki Tanaka
Mesin dual-fuel seperti yang dikembangkan J-ENG memudahkan transisi energi tanpa mengorbankan performa, sehingga ini dapat menjadi model bagi pabrikan mesin kapal lain.