Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Xiao He: Robot AI China Jadi Bintang di KTT SCO 2025

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
01 Sep 2025
251 dibaca
2 menit
Xiao He: Robot AI China Jadi Bintang di KTT SCO 2025

Rangkuman 15 Detik

KTT SCO 2025 menyoroti pentingnya kerjasama multilateral di antara negara-negara besar.
Xiao He sebagai robot AI menunjukkan kemajuan teknologi dan potensi penggunaan robotika dalam diplomasi.
Cina semakin berambisi dalam pengembangan teknologi robotik sebagai bagian dari strategi ekonominya.
KTT Shanghai Cooperation Organization (SCO) 2025 di Tianjin, China, menjadi ajang penting bagi negara-negara besar seperti China, Rusia, dan India untuk memperkuat kerja sama dan menghadapi kebijakan tarif Amerika Serikat. Acara ini mencatat sejarah sebagai pertemuan terbesar SCO sejak didirikan pada 2001 oleh enam negara Eurasia. Tidak hanya soal politik dan ekonomi, China juga memukau peserta dengan kehadiran Xiao He, sebuah robot AI humanoid yang mampu berkomunikasi dalam tiga bahasa, yakni Mandarin, Inggris, dan Rusia, untuk membantu para jurnalis dan delegasi media selama acara berlangsung. Xiao He dilengkapi dengan teknologi pengenalan emosi, pembelajaran adaptif, dan basis data luas yang membuatnya bisa berinteraksi secara natural dan profesional dengan berbagai pihak. Robot ini juga menjaga netralitas budaya dan fakta, tanpa memberikan opini pribadi terkait politik atau hubungan internasional. Selain Xiao He, China juga mengenalkan Guanghua No. 1, robot AI emosional pertama yang mampu menampilkan ekspresi emosi manusia. Keberhasilan ini mencerminkan ambisi China dalam mengembangkan teknologi robotika yang semakin canggih dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari maupun diplomasi. Dengan mempersembahkan teknologi robotik di ajang ini, China mengirim sinyal kuat bahwa AI dan robotika bukan hanya inovasi teknologi, melainkan alat strategis yang bisa memperkuat citra internasional serta memperluas pengaruh geopolitiknya di dunia.

Analisis Ahli

Dr. Aditia Rahman (Ahli Robotika Universitas Indonesia)
Pengenalan robot seperti Xiao He di acara internasional sangat penting untuk memperlihatkan kesiapan Indonesia dan negara berkembang lain dalam mengadopsi teknologi AI yang semakin maju.
Prof. Li Wei (Pakar Diplomasi dan Teknologi Beijing University)
Xiao He mencerminkan strategi China untuk memadukan kemajuan teknologi dan diplomasi, memperkuat posisi mereka dalam percaturan geopolitik global melalui soft power teknologi.