Kinerja dan Prospek Saham Disney: Mampukah Mengatasi Tekanan Segmen Hiburan?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
01 Sep 2025
253 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Walt Disney Company adalah pemimpin pasar dalam industri hiburan dengan pertumbuhan yang signifikan.
Saham Disney menunjukkan pergerakan yang positif dalam jangka panjang meskipun mengalami tekanan pada segmen tertentu.
Analisis dan target harga menunjukkan potensi pertumbuhan yang baik untuk saham Disney di masa depan.
The Walt Disney Company adalah salah satu perusahaan hiburan terbesar di dunia dengan nilai pasar lebih dari 200 miliar dolar AS. Mereka bergerak di berbagai bidang mulai dari produksi film hingga layanan streaming video dan hiburan olahraga. Saham perusahaan ini pernah mencapai harga tertinggi selama tiga tahun terakhir yaitu Rp 208.23 juta ($124,69) pada akhir Mei namun sekarang harganya sedikit turun.
Selama tiga bulan terakhir, harga saham Disney naik sekitar 5,7% meskipun kenaikannya sedikit kalah dibandingkan dengan ETF sektor komunikasi yang naik 10,3%. Sepanjang tahun 2025, Disney juga masih tertinggal dibandingkan performa ETF serupa walaupun dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, harga saham Disney menunjukkan kenaikan yang cukup kuat sampai 32,3%.
Disney baru-baru ini merilis laporan keuangan kuartal ketiga yang menunjukkan hasil campuran. Pendapatan meningkat tipis sebesar 2,1% menjadi 23,7 miliar dolar tetapi masih di bawah perkiraan pasar. Namun, laba bersih per sahamnya yang disesuaikan naik dengan sangat baik, tumbuh 15,8% menjadi 1,61 dolar yang melampaui ekspektasi para analis.
Dalam laporan tersebut, segmen Hiburan Disney mengalami tekanan karena penurunan penjualan konten dan lisensi, sementara bagian Sports dan Experiences menunjukkan peningkatan. Dibandingkan dengan pesaing Warner Bros. Discovery, saham Disney kurang agresif namun tetap memberikan hasil yang baik. Sebagian besar analis bahkan menilai bahwa saham Disney merupakan 'Strong Buy' dan melihat potensi kenaikan harga hingga 13,9%.
Secara teknikal, saham Disney tetap berada di atas rata-rata pergerakan 200 hari yang mengindikasikan tren bullish meski sempat turun di bawah rata-rata 50 hari. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor masih terjaga. Ke depan, Disney harus mengatasi masalah di segmen Hiburan agar bisa mempertahankan pertumbuhan dan memenangkan persaingan di era digital.
Analisis Ahli
Aditya Sarawgi
Disney menunjukkan stabilitas dengan kenaikan EPS dan harga saham yang menguat meskipun pendapatan sedikit tertahan, ini mengindikasikan kepercayaan pasar terhadap manajemen dan strategi jangka panjang mereka.