Haruskah Anda Beli, Jual, atau Tahan Bitcoin Setelah Harga Rekor? Simak Tipsnya
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Agt 2025
200 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin bisa berfungsi sebagai penyimpan nilai digital seperti emas.
Volatilitas Bitcoin membuatnya menjadi investasi yang berisiko dan memerlukan strategi yang baik.
Penting untuk mempertimbangkan tujuan investasi dan proporsi Bitcoin dalam portofolio secara keseluruhan.
Bitcoin mencatat rekor harga tertinggi pada bulan Agustus, mencapai lebih dari 124.000 dolar AS, sebelum mengalami penurunan hampir 10 persen dalam dua minggu berikutnya. Hal ini membuat banyak investor bingung apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli, menjual, atau mempertahankan aset kripto tersebut.
Bitcoin masih dianggap sebagai aset baru dengan volatilitas yang sangat tinggi. Walaupun telah memberikan keuntungan besar selama satu dekade terakhir, tidak ada jaminan bahwa tren positif ini akan terus berlanjut. Dalam menghadapi volatilitas ini, pendekatan investasi seperti dollar-cost averaging disarankan untuk mengurangi risiko pembelian di harga puncak.
Secara jangka panjang, Bitcoin dapat berpotensi sebagai 'emas digital' yang lebih mudah dibawa dan disimpan dibanding emas fisik. Selain itu, regulasi yang mulai jelas dan keterlibatan institusi finansial bisa mendukung adopsi Bitcoin sebagai aset investasi yang lebih stabil di masa depan.
Namun demikian, sebagai aset yang sangat spekulatif dan berisiko, investor perlu mempertimbangkan alasan utama mereka membeli Bitcoin dan mengatur alokasi portofolio agar tidak terlalu terkonsentrasi di kripto. Penjualan sebagian aset untuk mengambil keuntungan atau diversifikasi investasi bisa jadi langkah bijak.
The Motley Fool juga menyoroti bahwa ada 10 saham yang mereka rekomendasikan sebagai pilihan investasi lebih baik dibanding Bitcoin, berdasarkan analisis potensi keuntungan jangka panjang dari perusahaan yang memiliki fundamental dan track record kuat di pasar saham.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Bitcoin memiliki potensi jangka panjang besar sebagai aset tahan inflasi, tetapi investor harus siap pada volatilitas dan tidak menginvestasikan lebih dari yang mereka mampu kehilangan.Warren Buffett
Saya tidak berinvestasi di Bitcoin karena tidak menghasilkan pendapatan dan nilai dasarnya sulit diprediksi, lebih baik fokus pada perusahaan yang punya fundamental kuat.