Kontroversi Video Tur Will Smith: AI Membuat Kerumunan Fans Terlihat Palsu
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Agt 2025
23 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penggunaan AI dalam video dapat merusak kepercayaan publik terhadap artis.
Reputasi Will Smith terpengaruh setelah insiden publik, dan kini dia berusaha memperbaikinya.
Kreator konten harus berhati-hati dalam menggunakan teknologi untuk menghindari kesan tidak autentik.
Will Smith mengunggah video di media sosial yang menunjukkan kerumunan penggemar besar saat tur Eropa terbarunya. Dalam video tersebut, beberapa penggemar memegang tanda cinta dan bahkan menyatakan bahwa musiknya membantu mereka melewati masa pengobatan kanker.
Namun, video ini menimbulkan keraguan karena terlihat ada wajah yang terdistorsi, jari yang tidak pada tempatnya, dan fitur yang tampak diperbesar secara tidak wajar. Banyak yang menuduh bahwa video itu dibuat dengan teknologi AI.
Andy Baio, seorang bloger teknologi, menemukan bahwa beberapa penggemar dan tanda yang sama juga muncul di post sebelumnya yang tampak asli tanpa manipulasi. Ini menunjukkan ada campuran konten nyata dengan konten yang dimanipulasi AI dalam video terbaru itu.
YouTube juga memperburuk masalah ini ketika mereka menguji fitur peningkatan kualitas video yang membuat video Will Smith terlihat lebih tidak nyata. Meski fitur ini bisa dinonaktifkan, insiden ini menambah kecurigaan penggemar.
Publik lebih skeptis terhadap penggunaan AI dalam pembuatan konten dan merasa dikhianati jika artis memanipulasi realita dengan cara tidak jujur. Hal ini dapat merusak reputasi Will Smith yang sudah terguncang setelah insiden 'the slap'.
Analisis Ahli
Andy Baio
Mengungkap bahwa video tersebut menggunakan campuran footage asli dan manipulasi AI yang membuat interpretasi menjadi sulit dan membingungkan penggemar.


