Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Gangguan Kabel Laut Papua, Pemerintah dan Telkomsiaga Pulihkan Internet Merauke

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (6mo ago) cyber-security (6mo ago)
28 Agt 2025
260 dibaca
2 menit
Gangguan Kabel Laut Papua, Pemerintah dan Telkomsiaga Pulihkan Internet Merauke

Rangkuman 15 Detik

Gangguan telekomunikasi di Papua Selatan dan Papua Tengah disebabkan oleh putusnya SKKL.
Pemerintah dan Telkom Group berusaha memulihkan layanan dengan beberapa langkah mitigasi.
Warga Merauke berharap ada penyedia layanan lain untuk meningkatkan akses internet di daerah mereka.
Layanan internet dan telekomunikasi di wilayah Papua Selatan dan Papua Tengah mengalami gangguan signifikan akibat putusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL). Gangguan ini terjadi di ruas Sorong-Fakfak dan Timika-Merauke, yang menyebabkan penurunan kualitas layanan internet dan komunikasi di wilayah tersebut. Masyarakat, terutama di Merauke, berharap solusi cepat dan keberadaan lebih banyak penyedia layanan internet. Saat ini, satu-satunya penyedia layanan internet di Merauke adalah Telkomsel yang menggunakan jaringan kabel laut milik Telkom. Layanan 2G masih berjalan normal, namun jaringan 4G mengalami pembatasan dengan kecepatan maksimal 1 Mbps per pengguna. Pemerintah bersama Telkom Group terus berupaya memulihkan layanan agar masyarakat dapat kembali menikmati kualitas telekomunikasi yang baik. Sebagai langkah perbaikan, Telkom telah mengirim kapal khusus dari Makassar ke perairan Wakatobi untuk memperbaiki kabel pada ruas yang rusak. Perbaikan diperkirakan berlangsung hingga pertengahan September 2025. Selama proses ini, layanan internet tetap tersedia dengan kualitas menurun karena masih mengandalkan jaringan backup via satelit dan microwave. Pemerintah dan Telkom Group juga menyiapkan berbagai mitigasi, seperti menambah kapasitas backup jaringan, menyediakan WiFi Corner di beberapa titik di Merauke, dan mendirikan posko internet gratis di kantor Bupati dan Polres Merauke. Selain itu, kompensasi khusus diberikan kepada pelanggan yang terdampak gangguan layanan. Meskipun terjadi penurunan kualitas, layanan telekomunikasi di Papua Selatan tidak mati total. Dukungan dari TNI dan Polri juga diberikan untuk menjamin keamanan infrastruktur telekomunikasi. Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan akses digital tetap berjalan sekaligus mengantisipasi dampak gangguan jaringan di masa depan.

Analisis Ahli

Henry Wijayanto
XLSMART mendukung upaya pemerintah dalam memperluas infrastruktur telekomunikasi dan akan menilai peluang bisnis terkait untuk turut berkontribusi memperbaiki layanan di wilayah tersebut.