Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Bakal Perkuat Yuan Lewat Stablecoin Demi Lawan Dominasi Dolar AS

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
28 Agt 2025
27 dibaca
2 menit
China Bakal Perkuat Yuan Lewat Stablecoin Demi Lawan Dominasi Dolar AS

Rangkuman 15 Detik

China berfokus pada stablecoin sebagai respons terhadap dominasi dolar AS.
Stablecoin di Jepang menunjukkan pendekatan regulasi yang lebih terbuka dibandingkan dengan China.
Pergeseran ini mencerminkan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing dalam perdagangan global.
China kini semakin serius mengembangkan stablecoin yang didukung oleh mata uang yuan untuk menghadapi dominasi dolar AS di pasar global. Fokus ini bukan sekadar mengadopsi kripto, tetapi lebih sebagai cara mempertahankan kekuatan mata uangnya dalam perdagangan internasional dan settlement pembayaran lintas batas. Sebelumnya, China sudah meluncurkan e-CNY, mata uang digital resmi yang dikendalikan bank sentral, yang digunakan terutama untuk kebutuhan domestik karena menawarkan kontrol yang ketat dan keuntungan seigniorage. Namun stablecoin dinilai lebih baik untuk transaksi antarnegara karena mampu beroperasi secara internasional dan kompatibel di berbagai sistem. Regulasi AS tentang stablecoin seperti GENIUS Act telah mendorong China untuk bergerak lebih cepat agar tidak ketinggalan. Pemerintah China sedang mempersiapkan roadmap untuk stablecoin yang didukung yuan, dengan Hong Kong dan Shanghai dipilih sebagai wilayah utama untuk menguji coba token ini secara offshore. Namun, capital controls yang ketat membuat penggunaan stablecoin yuan masih terbatas di dalam negeri. Hal ini berbeda dengan Jepang yang memungkinkan stablecoins yen beredar secara domestik. Jadi eksperimen stablecoin ini lebih menjadi pelengkap dari e-CNY dan bukan pengganti, dengan tujuan memperluas jangkauan yuan tanpa kehilangan kendali ekonomi. Selain itu, pasar stablecoin juga mendapatkan perhatian dari perusahaan dan regulator di Asia, seperti Monex Group di Jepang. Keseluruhan kondisi menunjukkan Asia sedang dalam perlombaan mengembangkan stablecoin untuk mengimbangi dominasi dolar, dengan China memanfaatkan jalur offshore untuk bereksperimen sambil menjaga kontrol di dalam negeri.

Analisis Ahli

Dr. Vera Yuen
Stablecoin memungkinkan China merespon cepat perkembangan global dan regulasi internasional sehingga tetap kompetitif dalam landscape mata uang digital yang terus berkembang.