Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

JPMorgan Turunkan Peringkat Saham Krispy Kreme Karena Risiko Besar dalam Strategi Perbaikan

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (7mo ago) investment-and-capital-markets (7mo ago)
27 Agt 2025
278 dibaca
2 menit
JPMorgan Turunkan Peringkat Saham Krispy Kreme Karena Risiko Besar dalam Strategi Perbaikan

Rangkuman 15 Detik

JPMorgan menurunkan peringkat saham Krispy Kreme karena tantangan dalam pemulihan dan penurunan tren bisnis.
Krispy Kreme menghadapi risiko tinggi dalam eksekusi rencana refranchising dan pengiriman produk segar.
Perusahaan dapat memperoleh manfaat dari pemilik strategis untuk membantu meningkatkan nilai dan fleksibilitas.
JPMorgan baru-baru ini menurunkan peringkat saham Krispy Kreme dari Neutral menjadi Underweight. Hal ini dikarenakan ketidakjelasan tentang rencana perbaikan perusahaan dan tren penurunan bisnis di Amerika Serikat yang terjadi secara berkelanjutan. Sejak IPO pada Juli 2021 dengan harga 17 dolar AS per saham, harga saham Krispy Kreme telah menurun drastis hingga sekitar 3,73 dolar AS pada akhir Agustus 2023. Kondisi ini memperlihatkan tantangan besar yang sedang dihadapi perusahaan. Profitabilitas Krispy Kreme mengalami tekanan setelah pembatalan proyek pengiriman langsung ke konsumen yang ditujukan untuk mendukung kerjasama dengan McDonald's dan beberapa akun nasional lainnya. Kondisi ini memaksa perusahaan melakukan penjualan aset beberapa toko dan memperketat biaya operasional. JPMorgan juga mengingatkan bahwa risiko dalam pelaksanaan strategi, terutama dalam mengalihkan aset internasional melalui refranchising, masih sangat tinggi. Pendapatan organik di AS pun terus mengalami penurunan akibat tekanan harga dan persaingan yang semakin sengit. Analis dari JPMorgan menyatakan bahwa Krispy Kreme mungkin akan mendapat manfaat jika bisa dimiliki oleh pemilik strategis yang mampu membuka nilai lebih dan memberikan fleksibilitas keuangan. Proses ini bisa didukung dengan produk yang lebih tahan lama dan model lisensi yang lebih ringan secara modal.

Analisis Ahli

Michael Wilson (Chief U.S. Equity Strategist, Morgan Stanley)
Penurunan peringkat Krispy Kreme mencerminkan risiko eksekusi tinggi dan tekanan margin di sektor ritel makanan cepat saji yang semakin sulit.