Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa AI Berbayar Sulit Laku di China, Meski Perusahaan Gencar Kembangkan Teknologi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
27 Agt 2025
87 dibaca
2 menit
Kenapa AI Berbayar Sulit Laku di China, Meski Perusahaan Gencar Kembangkan Teknologi

AI summary

Masyarakat China cenderung tidak bersedia membayar untuk layanan AI berbayar, berbeda dengan pengguna di negara Barat.
Perusahaan besar seperti Alibaba, Tencent, dan Baidu mengalami kesulitan dalam monetisasi produk AI mereka.
Pertumbuhan pendapatan dari layanan AI di China melambat, menunjukkan tantangan besar dalam industri teknologi ini.
Perusahaan teknologi besar di China seperti Alibaba, Tencent, dan Baidu semakin aktif mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) mereka sendiri setelah melihat kesuksesan model seperti ChatGPT. Mereka mencoba menerapkan teknologi ini dalam produk-produknya, berharap bisa membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan.Namun, meskipun produk AI berbayar sudah diluncurkan, masyarakat China enggan membayar untuk mengakses layanan AI tersebut. Hal ini berbeda dengan negara-negara Barat di mana pengguna lebih siap membayar untuk teknologi serupa. Karena itu, perusahaan-perusahaan China menghadapi tantangan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnis AI.Contohnya, Alibaba mencatat pertumbuhan pendapatan bisnis cloud yang termasuk layanan AI hanya sekitar 4,3% selama kuartal April hingga Juni. Baidu mencoba menawarkan chatbot berbayar dengan biaya 59,9 yuan per bulan, tetapi layanan tersebut dihentikan karena minimnya minat dari konsumen.Pemimpin dari Tencent dan Baidu pun mengakui bahwa model berbayar yang populer di Amerika Serikat sulit diterapkan di China. Mereka menyebutkan akan mencari pendekatan yang lebih bijaksana dan lebih memprioritaskan pengalaman pengguna untuk dapat mengembangkan bisnis AI mereka secara berkelanjutan.Kesimpulannya, meski teknologi AI di China terus maju dan banyak perusahaan yang serius mengembangkannya, kebiasaan dan preferensi konsumen lokal membuat monetisasi produk AI berbayar menjadi sulit. Perusahaan teknologi perlu berinovasi dalam strategi bisnis agar tetap relevan dan bisa tumbuh di pasar ini.

Experts Analysis

Martin Lau
Sulit untuk menggunakan model berbayar yang banyak diaplikasikan di AS, menunjukkan perbedaan besar dalam perilaku konsumen dan pasar teknologi antara China dan Barat.
Robin Li
Baidu mengutamakan pengalaman pengguna dan akan mengambil pendekatan yang bijaksana dalam monetisasi AI agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Editorial Note
Kebiasaan konsumen China yang enggan membayar untuk layanan AI berbayar menunjukkan bahwa perusahaan harus lebih kreatif dalam mengemas dan mendistribusikan produk AI mereka. Pendekatan integrasi AI ke dalam layanan gratis yang didukung iklan atau layanan tambahan mungkin akan lebih berhasil dibanding memaksa pengguna membayar langsung.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.