Bitcoin Turun Setelah Rekor Harga, Peluang Capai 200.000 Dolar Sangat Kecil
Finansial
Mata Uang Kripto
27 Agt 2025
179 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Prediksi harga Bitcoin yang lebih realistis menunjukkan bahwa mencapai $200,000 sangat tidak mungkin.
Tekanan jual yang signifikan dan sentimen pasar yang negatif dapat mempengaruhi harga Bitcoin di masa mendatang.
Analisis dari berbagai organisasi menunjukkan adanya ketidakpastian dalam kinerja Bitcoin untuk sisa tahun ini.
Bitcoin baru-baru ini sempat mencapai harga tertinggi di atas 124.000 dolar AS, namun kini kembali turun ke angka sekitar 110.000 dolar AS. Penurunan ini memunculkan kekhawatiran dari sejumlah analis tentang kemungkinan kenaikan harga Bitcoin dalam waktu dekat.
Analis dari 10x Research menyebut bahwa peluang Bitcoin mencapai 200.000 dolar AS tahun ini sangat kecil. Mereka juga menganggap kemungkinan Bitcoin melampaui 140.000 dolar AS sebelum akhir tahun hanya sekitar 54 persen, yang berarti naik sekitar 27 persen dari harga saat ini.
Ada beberapa faktor yang membuat para analis berhati-hati, seperti penurunan arus masuk modal ke dalam Bitcoin, penjualan besar oleh para penambang, serta pola musiman yang menunjukkan kuartal ketiga biasanya menjadi periode paling lemah untuk Bitcoin.
Data dari CryptoQuant juga menunjukkan rasio pembeli terhadap penjual Bitcoin berada pada level terendah sejak 2018, menandakan tekanan jual yang agresif di bursa kripto dan potensi harga Bitcoin turun lebih jauh jika tekanan tersebut semakin kuat.
Di platform taruhan Polymarket, banyak pengguna memasang taruhan pada harga Bitcoin akan mencapai 125.000 dolar AS pada 2025 dengan probabilitas 71 persen. Sedangkan opsi harga 200.000 dolar AS hanya mendapat dukungan sekitar 5 persen, menunjukkan pandangan pasar yang hati-hati terhadap target tinggi tersebut.
Analisis Ahli
Arthur Hayes
Masih optimis Bitcoin dapat mencapai harga 200.000 dolar AS di masa mendatang, meskipun membutuhkan waktu dan kondisi pasar yang tepat.CryptoQuant
Rasio pembeli terhadap penjual yang sangat rendah merupakan sinyal peringatan adanya tekanan jual yang besar, yang bisa menyebabkan koreksi harga lebih lanjut.