Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Badruka School of Management Bangun Kurikulum AI untuk Lulusan Siap Kerja

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
YahooFinance YahooFinance
26 Agt 2025
249 dibaca
2 menit
Badruka School of Management Bangun Kurikulum AI untuk Lulusan Siap Kerja

Rangkuman 15 Detik

Badruka School of Management fokus pada Kecerdasan Buatan dalam kurikulumnya.
Model pengajaran blok memungkinkan mahasiswa untuk mendalami satu mata pelajaran dalam waktu singkat.
Kolaborasi dengan industri membantu mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Badruka School of Management (BSM) di Hyderabad, India, adalah sekolah bisnis baru yang didirikan dua tahun lalu dengan visi unik untuk memasukkan kecerdasan buatan (AI) menjadi bagian utama kurikulumnya. Sekolah ini berusaha membedakan diri di pasar PGDM yang padat dengan mempersiapkan mahasiswa untuk dunia bisnis yang berkembang pesat dan didorong oleh teknologi AI. Di bawah kepemimpinan dekan baru, S. Arunachalam, BSM mengembangkan program PGDM dua tahun yang mengintegrasikan AI secara horizontal dalam setiap mata kuliah, mulai dari pemasaran hingga operasi. Salah satu syarat wajib adalah mata kuliah 'AI untuk Manajer Non-Teknis' yang dirancang agar mahasiswa memahami teknologi tanpa harus menguasai pemrograman rumit. BSM menggunakan model pengajaran blok selama 15 hari untuk setiap mata kuliah, memungkinkan mahasiswa fokus mendalam pada satu bidang sekaligus. Selain tenaga pengajar akademik, BSM juga menghadirkan praktisi bisnis berpengalaman dari berbagai perusahaan besar dunia guna memberikan kecakapan praktis dan perspektif industri nyata. Sekolah ini juga memberikan perhatian pada pengembangan keterampilan penting seperti komunikasi dan kepemimpinan melalui modul pendek yang disebut Essential Skills & Perspectives. BSM menekankan pentingnya magang berdurasi 2,5 bulan yang membantu mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja di perusahaan multinasional maupun startup. BSM menargetkan untuk berkembang hingga 80-100 mahasiswa per angkatan dalam waktu dekat dan merencanakan peluncuran program eksekutif yang fokus pada aplikasi AI. Selain itu, mereka juga melihat peluang kemitraan internasional guna memperkuat posisi di pasar pendidikan global.

Analisis Ahli

S. Arunachalam
Menggabungkan AI secara horizontal dalam seluruh bidang studi merupakan strategi revolusioner yang membantu mahasiswa memahami konsep tanpa harus menjadi insinyur, menjawab kebutuhan pasar saat ini.
Akshay Anand (pakar pendidikan bisnis India)
Dengan model blok dan kolaborasi praktisi industri, BSM berpotensi mencetak lulusan yang benar-benar siap pakai dan adaptif, mengatasi kelemahan banyak program tradisional.