AI summary
Meta telah merekrut banyak peneliti terkemuka dari DeepMind dan Scale AI untuk proyek kecerdasan super. Meta mengakuisisi hampir setengah dari Scale AI untuk meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan AI-nya. Persaingan dalam menarik bakat AI di Silicon Valley semakin ketat, dengan Meta yang aktif merekrut dari perusahaan-perusahaan besar. Meta kini tengah berusaha membangun kecerdasan super dengan cara yang sangat serius, termasuk merekrut banyak peneliti AI papan atas dari perusahaan lain seperti DeepMind milik Google dan startup Scale AI. Perekrutan ini menunjukkan betapa pentingnya pertarungan talenta AI di kalangan perusahaan teknologi besar saat ini.DeepMind selama ini dikenal sebagai pusat riset AI dengan banyak inovasi besar, dan Meta berhasil menggaet setidaknya sepuluh peneliti dari sana sejak Juli 2023 untuk tim khususnya, yaitu Meta Superintelligence Labs (MSL). Selain itu, Meta juga membeli hampir setengah saham Scale AI senilai 14 miliar dolar dan mendatangkan CEO Scale, Alexandr Wang, untuk memimpin upaya superintelligence mereka.Meta tidak hanya fokus membuat AI yang canggih, tetapi juga penting membangun teknologi yang aman dan bertanggung jawab. Dari Scale AI, mereka merekrut peneliti berpengalaman di bidang keselamatan dan evaluasi AI untuk memastikan produk mereka tidak merugikan atau berbahaya, seperti menghindari penyebaran misinformasi atau konten negatif.Salah satu perekrutan paling menonjol adalah Yuanzhong Xu, yang sebelumnya bekerja di DeepMind dan berkontribusi pada model-model AI besar Google seperti LaMDA dan PaLM 2. Selain Yuanzhong, ada juga Tong He dan tiga peneliti DeepMind lain yang dikenal dengan prestasi mereka di Olimpiade Matematika Internasional, yang kini bergabung di Meta.Persaingan talenta AI ini menunjukkan betapa pentingnya modul kecerdasan super dalam masa depan teknologi. Seperti CEO Google, Sundar Pichai mengatakan, persaingan ini masih sehat dan dinamis. Namun, dengan investasi dan perekrutan besar-besaran Meta, industri AI diprediksi akan memasuki fase baru yang lebih kompetitif dan inovatif.
Langkah agresif Meta dalam mengakuisisi talenta dan teknologi dari pesaingnya menunjukkan komitmen besar mereka untuk menjadi pemimpin dalam AI superintelligence. Meski demikian, mempertahankan kualitas dan fokus etika di tengah ekspansi besar ini akan menjadi tantangan yang harus mereka hadapi agar tidak kehilangan kontrol atas teknologi yang sangat kuat ini.