LinkedIn Perluas Program Iklan Video dengan Kreator dan Sponsor Besar
Bisnis
Marketing
26 Agt 2025
124 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
LinkedIn memperluas program iklan video untuk menarik lebih banyak pengiklan.
Program BrandLink memungkinkan penerbit dan pembuat konten untuk mendapatkan pendapatan dari iklan.
Pertumbuhan jumlah pembuat konten di LinkedIn menunjukkan peningkatan minat dalam format video.
LinkedIn, platform profesional milik Microsoft, sedang mengembangkan program iklan video mereka yang dinamai BrandLink. Program ini kini mencakup penerbit dan kreator video yang dapat memasang iklan sebelum video mereka dan mendapatkan bagian dari pendapatan iklan.
Sejumlah merek besar seperti AT&T Business, IBM, SAP, dan ServiceNow akan menjadi sponsor pada musim pertama empat program video khusus yang menampilkan kreator terkenal. Selain iklan pre-roll sekitar 15 detik, terdapat juga program acara eksklusif yang didukung merek tertentu.
Sistem ini memungkinkan kreator di LinkedIn untuk memperluas jangkauan mereka dan memperoleh penghasilan lebih, sementara para pengiklan dapat menjangkau audiens profesional dan pengambil keputusan bisnis. Pendapatan iklan video di LinkedIn telah meningkat dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.
Pertumbuhan kreator di LinkedIn cukup signifikan dengan hampir dua kali lipat sejak 2021. Popularitas video di platform ini juga meningkat pesat, dengan jumlah video yang diunggah dan tayangan video yang naik secara substansial selama setahun terakhir.
LinkedIn tetap selektif dengan program ini yang bersifat invite-only. Pasar terbesar untuk iklan di LinkedIn ada di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, sementara pasar berkembang tercepat adalah Brasil, India, dan Amerika Serikat dengan pertumbuhan anggaran iklan di berbagai sektor termasuk perangkat lunak serta layanan profesional dan kesehatan.
Analisis Ahli
Neil Patel
LinkedIn making a bigger push into video content advertising is a smart move given video’s higher engagement rates compared to text or image ads, particularly in B2B environments.Sarah Perez
By focusing on creators and branded content shows, LinkedIn is positioning itself to monetize video like TikTok or Instagram but for professional audiences, which could be a real game changer in digital marketing.