Hayden Davis Raup Untung Besar Lewat Sniping Token YZY Setelah Dana Libra Dibebaskan
Finansial
Mata Uang Kripto
26 Agt 2025
180 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Hayden Davis terlibat dalam peluncuran dan sniping beberapa token kripto, termasuk YZY dan Libra.
Keputusan pengadilan membebaskan dana yang sebelumnya dibekukan memberikan dampak besar pada aktivitas investasi Davis.
Peluncuran YZY token menunjukkan bagaimana pasar kripto dapat dipengaruhi oleh tindakan individu dan hubungan mereka dengan proyek tertentu.
Hayden Davis, promotor koin meme Libra, melakukan pembelian cepat token YZY yang dibuat oleh Ye, mantan Kanye West, dalam waktu satu menit setelah token tersebut diumumkan secara resmi. Aktivitas ini terungkap berkat analisa on-chain dari Bubblemaps yang memperlihatkan dompet terkait Davis berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 12 juta USD dari modal awal 2,8 juta USD.
Peluncuran token YZY ini terjadi hanya sehari setelah dana sebesar 57,6 juta USD terkait peluncuran Libra yang sangat kontroversial dibekukan dan kemudian dicairkan oleh hakim federal di Manhattan. Dana tersebut dimiliki oleh Davis serta Ben Chow dari bursa desentralisasi Meteora. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya koneksi antara peluncuran token dengan pengeluaran dana besar baru-baru ini.
Menurut Bubblemaps, beberapa dompet yang terkait dengan Davis bahkan memperoleh modal dari bursa terpusat satu hari sebelum pengumuman resmi token YZY. Hal ini membuat mereka sudah siap melakukan pembelian cepat atau sniping terhadap token ini. Meskipun tim YZY mengklaim menggunakan metode anti-sniping dengan membuat beberapa token palsu sebelum memilih satu sebenarnya, metode ini gagal menghadang serangan sniping.
Davis memiliki reputasi lama dalam praktik sniping token, pernah mengakui melakukan sniping pada peluncuran token Libra dan token Melania Trump yang dia juga bantu luncurkan. Namun, ia membantah terlibat langsung dalam sniping token YZY saat ini, meskipun jejak digital menunjukkan keterlibatan dengan banyak dompet berbeda yang berperan dalam sniping.
Kasus ini sedang dalam proses hukum dan pengawasan lebih lanjut, terutama karena Davis dan Chow masih menghadapi tuntutan hukum dengan klaim kerugian hingga 100 juta USD dari peluncuran Libra. Sementara itu, pengadilan tampak skeptis terhadap kemungkinan keberhasilan tuntutan tersebut, dan kasus YZY menambah kompleksitas situasi di dunia token kripto.
Analisis Ahli
Deebs
Pada titik ini, sulit untuk memastikan apakah Hayden Davis memiliki informasi orang dalam atau hanya keberuntungan semata dalam sniping token YZY, namun pola yang terjadi sangat mencurigakan dan menunjukkan kemungkinan manipulasi pasar.