Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Token Meme CR7 Palsu Menghancurkan Pasar Setelah Viral Singkat

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (7mo ago) cryptocurrency (7mo ago)
25 Agt 2025
204 dibaca
2 menit
Token Meme CR7 Palsu Menghancurkan Pasar Setelah Viral Singkat

Rangkuman 15 Detik

Rumor tentang peluncuran token oleh Cristiano Ronaldo menyebabkan banyak token palsu muncul.
Token CR7 mengalami lonjakan nilai yang cepat sebelum akhirnya jatuh secara drastis.
Kolaborasi dengan Binance tidak menjamin peluncuran token resmi oleh Ronaldo.
Akhir pekan lalu, muncul banyak token palsu yang mengatasnamakan Cristiano Ronaldo setelah beredar rumor tentang rencananya meluncurkan meme coin sendiri. Namun, tidak ada bukti resmi atau pernyataan langsung dari Ronaldo mengenai hal ini, membuat rumor tersebut tidak lebih dari spekulasi. Salah satu token yang memakai nama CR7 sempat mencapai kapitalisasi pasar hingga 143 juta dolar dalam waktu hanya enam menit, namun kemudian anjlok 98% dalam sembilan menit berikutnya. Hal ini menunjukkan adanya aktivitas jual besar-besaran yang mengakibatkan kerugian besar bagi investor. Menurut analis on-chain dari Bubblemaps, peluncuran token palsu ini kemungkinan merupakan usaha terorganisir oleh kelompok tertentu yang memanfaatkan ketenaran Ronaldo dan dukungan sementara dari beberapa influencer yang mempromosikan token tersebut sebelum menghapus postingannya. Meski Ronaldo sudah bekerja sama dengan Binance sejak 2022 dan merilis empat koleksi NFT resmi, semua token meme palsu yang muncul terutama di jaringan Solana gagal mencapai kapitalisasi pasar yang besar, sebagian besar tidak melebihi 1 juta dolar. Kejadian ini mirip dengan peluncuran token YZY milik rapper Kanye West yang juga memicu hype besar dan kerugian di komunitas penggemarnya. Hal ini memperlihatkan risiko besar yang dihadapi investor saat terlibat dalam token meme yang tidak resmi dan didukung oleh rumor.

Analisis Ahli

0xToolman
Peluncuran token palsu ini jelas merupakan tindakan terorganisir yang memanfaatkan ketenaran Cristiano Ronaldo dan dipromosikan oleh influencer yang akhirnya menghilangkan jejak mereka, menunjukkan modus penipuan yang semakin canggih.