Saudi Arabia Bangun Pusat Data AI Canggih dengan Chip Nvidia dan AMD
Teknologi
Kecerdasan Buatan
26 Agt 2025
121 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Humain berencana untuk membangun pusat data yang akan beroperasi pada tahun 2026.
Perusahaan ini memperoleh persetujuan untuk membeli 18.000 chip AI dari Nvidia.
Humain bertujuan untuk meningkatkan kapasitas data center hingga 1,9 gigawatt pada tahun 2030.
Humain, perusahaan kecerdasan buatan baru dari Arab Saudi, mulai membangun pusat data pertamanya di Riyadh dan Dammam dengan target operasional pada awal 2026. Pusat data ini akan menggunakan chip AI tercanggih yang diimpor dari Amerika Serikat dan memiliki kapasitas awal hingga 100 megawatt setiap lokasi.
Perusahaan ini telah mendapatkan izin dari pihak berwenang lokal untuk membeli 18.000 chip AI terbaru dari Nvidia. CEO Humain, Tareq Amin, menyatakan proses perizinan di Amerika Serikat sudah dalam tahap awal dan akan segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan teknologi mereka.
Humain merupakan bagian dari dana kekayaan negara Saudi yang berambisi menjadikan Arab Saudi sebagai kekuatan AI di wilayah Timur Tengah. Mereka berencana memperluas kapasitas pusat data hingga mencapai 1,9 gigawatt pada tahun 2030.
Selain Nvidia, Humain juga bekerja sama dengan Advanced Micro Devices (AMD) dalam proyek besar senilai 10 miliar dolar AS untuk infrastruktur AI, serta memiliki kemitraan dengan Qualcomm dan Cisco. Mereka juga tengah menjalin pembicaraan dengan perusahaan AI milik Elon Musk, xAI.
Dengan memanfaatkan investasi besar dan kolaborasi teknologi internasional, Saudi Arabia berupaya membangun ekosistem AI yang mapan guna memperkuat posisinya dalam ekonomi digital dan inovasi teknologi masa depan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Saudi Arabia’s focus on AI infrastructure lays an important foundation for regional technological advancement, although sustained success will require continuous innovation and talent development.Fei-Fei Li
Strategic investments in AI chips and data centers are crucial steps; however, building a thriving AI ecosystem also depends on regulatory frameworks and local skill cultivation.