Warren Buffett Fokus Investasi di Perusahaan Jepang, Hindari Charter Saat Ini
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
24 Agt 2025
12 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Berkshire Hathaway berinvestasi di lima perusahaan perdagangan Jepang yang memiliki potensi pertumbuhan.
Charter Communications saat ini tidak memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan tidak membayar dividen.
Warren Buffett dikenal karena pendekatannya yang cermat dan fokus pada investasi jangka panjang dengan fundamental yang kuat.
Warren Buffett, yang telah memimpin Berkshire Hathaway selama enam dekade, akan pensiun pada akhir tahun ini setelah usianya mencapai 95 tahun. Sepanjang kariernya, ia telah menghasilkan keuntungan majemuk tahunan 19,9% sejak 1965, jauh mengungguli S&P 500. Ia dikenal karena strategi investasinya di perusahaan besar seperti Apple dan Coca-Cola, serta investasi yang lebih diam-diam tapi signifikan di perusahaan Jepang.
Sejak 2019, Berkshire Hathaway membeli saham di lima perusahaan trading terbesar Jepang yaitu Itochu, Marubeni, Mitsubishi, Mitsui, dan Sumitomo. Perusahaan-perusahaan ini memiliki beragam bisnis di sektor industri, energi, real estate, dan lain-lain, yang mirip dengan model bisnis Berkshire. Mereka juga dikenal suka meningkatkan dividen saat tepat dan membeli kembali saham mereka dengan cara yang bijak.
Saat ini, nilai saham yang dimiliki Berkshire di kelima perusahaan Jepang tersebut baru sekitar 2,7% dari total portofolio yang bernilai sekitar 1,05 triliun dolar AS. Namun, batas kepemilikan saham yang awalnya dibatasi di bawah 10% sedang dilonggarkan, sehingga Berkshire diperkirakan akan meningkatkan investasinya di sana.
Sebaliknya, saham Charter Communications mengalami penurunan signifikan sebanyak 21% tahun ini karena laporan keuangannya yang kurang memuaskan, terutama pendapatan dan laba per saham yang di bawah ekspektasi analis. Selain itu, Charter tidak membayar dividen dan bisnis utamanya, layanan kabel, menunjukkan penurunan pendapatan. Oleh karena itu, Charter dianggap kurang menarik bagi investor yang mencari nilai dan penghasilan stabil.
Motley Fool, sebuah perusahaan analis investasi, merekomendasikan 10 saham yang dianggap lebih baik daripada Berkshire Hathaway saat ini. Mereka menekankan pentingnya berinvestasi berdasarkan prinsip investasi yang kuat seperti yang diterapkan Buffett, namun juga membuka kemungkinan pilihan yang lebih menguntungkan di pasar saat ini.
Analisis Ahli
Warren Buffett
Saya melihat perusahaan trading Jepang ini sebagai peluang investasi berharga dengan harga undervalued dan manajemen yang solid, sesuai prinsip investasi Berkshire.Motley Fool Analyst
Meskipun Berkshire adalah saham yang kuat, ada pilihan saham lain yang berpotensi memberikan keuntungan jauh lebih tinggi dalam jangka panjang, dan Berkshire tidak masuk dalam daftar utama kami saat ini.