NASA Ubah Strategi Demi Stasiun Antariksa Komersial Pengganti ISS
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
07 Agt 2025
53 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
NASA harus menyesuaikan strategi mereka untuk pengembangan stasiun luar angkasa komersial karena anggaran yang lebih rendah.
Vast muncul sebagai pesaing utama dalam pengembangan stasiun luar angkasa dengan pendekatan produk yang lebih sederhana.
Perubahan dalam program dapat memberikan peluang bagi lebih banyak perusahaan untuk berpartisipasi dalam pengembangan stasiun luar angkasa.
NASA telah mengubah pendekatan mereka dalam pengembangan stasiun luar angkasa komersial yang akan menggantikan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Hal ini dikarenakan terbatasnya dana yang diterima hingga sekitar 4 miliar dolar kurang dari yang dibutuhkan serta lambannya kemajuan pengembangan oleh perusahaan-perusahaan yang terlibat.
Alih-alih menggunakan kontrak tetap pada fase kedua, NASA kini lebih memilih menggunakan Space Act Agreements untuk mendukung beberapa perusahaan agar dapat mengembangkan stasiun secara fleksibel. Strategi ini juga menurunkan tingkat kemampuan minimum stasiun yang akan dikembangkan, yakni kapasitas empat kru selama satu bulan.
Perubahan ini membuat beberapa perusahaan besar seperti Northrop Grumman dan Blue Origin harus menyesuaikan rencana mereka. Sedangkan perusahaan baru seperti Vast, dengan modul Haven-1 yang lebih sederhana dan bisa menjalankan misi jangka pendek, menjadi kandidat terkuat dalam persaingan mendapatkan kontrak NASA.
NASA juga menahan sekitar 25% pendanaan milestone hingga perusahaan bisa melakukan demonstrasi awak manusia di luar angkasa sebagai bukti keberhasilan teknis. Hal ini menunjukkan NASA mengedepankan pengujian langsung sebagai tahapan krusial dalam proses pengembangan stasiun komersial.
Dengan strategi baru ini, NASA berharap implementasi stasiun luar angkasa komersial bisa lebih realistis dan berjalan sesuai jadwal untuk mengisi kekosongan setelah pensiunnya ISS sekitar tahun 2030. Kolaborasi erat dengan industri dan komersialisasi penuh orbit rendah bumi menjadi kunci keberhasilan masa depan operasi antariksa.
Analisis Ahli
Phil McAlister
Perubahan ini memberikan peluang keberhasilan lebih besar dibandingkan dengan strategi sebelumnya yang kekurangan dana, sehingga NASA dan perusahaan dapat menyesuaikan langkah mereka secara realistis.

