Rivian Lebih Menjanjikan dari Tesla di Pasar Kendaraan Listrik Saat Ini
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
23 Agt 2025
278 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Rivian menghadapi tantangan tetapi memiliki rencana peluncuran SUV yang lebih terjangkau.
Tesla menunjukkan penurunan performa dalam bisnis mobilnya, meskipun tetap fokus pada teknologi otonom.
Kemitraan strategis dan dukungan finansial adalah kunci bagi pertumbuhan Rivian di pasar EV.
Tesla dan Rivian adalah dua pemain utama di pasar kendaraan listrik, namun keduanya menghadapi tantangan besar seperti tarif baru dan penghapusan kredit pajak federal. Tesla, meskipun sudah lama berkuasa, mulai mengalami kemunduran dalam bisnis inti otomotifnya. Di sisi lain, Rivian yang masih baru mulai menunjukkan kemajuan penting.
Rivian mengalami margin negatif pada kuartal kedua akibat biaya material meningkat dan tarif yang berlaku, tetapi mereka berhasil menurunkan biaya produksi dengan menggunakan arsitektur zonal yang lebih sederhana. Ini membantu Rivian membuat kendaraan lebih murah dan menekan pengeluaran terkait dengan elektronik kendaraan.
Perusahaan juga akan meluncurkan model SUV yang lebih kecil dengan harga mulai dari sekitar Rp 751.50 juta ($45,000) , yang bisa menjangkau lebih banyak konsumen dibandingkan model R1 yang mewah dan mahal. Rivian didukung oleh kemitraan dengan Amazon dan Volkswagen, serta dana pinjaman besar dari Departemen Energi, sehingga memiliki modal yang cukup untuk ekspansi.
Sementara itu, Tesla mengalami penurunan pengiriman dan pendapatan otomotif yang mengkhawatirkan, serta keuntungan yang merosot. Fokus Tesla kini lebih kepada pengembangan robotaxi dan teknologi otonom yang masih sangat awal dan kontroversial, yang belum benar-benar terbukti sukses di pasar.
Secara keseluruhan, meskipun Rivian masih berisiko dan belum untung, strategi mereka lebih pragmatis dan didukung modal kuat, sehingga dianggap lebih baik bagi investor yang siap mengambil risiko. Tesla lebih berisiko karena mengandalkan prospek teknologi yang belum matang dan menghadapi tekanan pada bisnis utama mereka.
Analisis Ahli
Geoffrey Seiler
Rivian memiliki peluang lebih baik dibanding Tesla karena perbaikan biaya, produk baru, dan dukungan dana dari mitra besar.