Saham Rivian Akan Meledak: Potensi Besar dari Model Baru dan Margin Positif
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
31 Mei 2025
3 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Rivian berencana meluncurkan tiga model baru yang lebih terjangkau.
Skala produksi akan sangat mempengaruhi profitabilitas Rivian di masa depan.
Valuasi saham Rivian saat ini dianggap terlalu murah dibandingkan dengan pesaingnya.
Rivian, sebuah perusahaan mobil listrik, mengalami pertumbuhan penjualan yang lambat karena hanya menjual dua model dengan harga mahal, sehingga pasar potensial terbatas. Namun, keadaan ini akan berubah mulai tahun depan ketika Rivian meluncurkan tiga model baru dengan harga lebih terjangkau, yang memungkinkan lebih banyak orang membeli mobil mereka.
Para analis memperkirakan penjualan Rivian tumbuh 5% di tahun 2025 dan melonjak hingga 41% di tahun 2026. Pertumbuhan yang pesat ini berpotensi semakin kuat setelah produksi model baru mulai mencapai skala besar di tahun 2027 dan seterusnya.
Rivian telah mulai membukukan margin kotor positif sejak akhir tahun lalu, menandakan perusahaan sudah mampu menjual mobil dengan keuntungan. Margin ini bahkan setara dengan profitabilitas perusahaan mobil listrik besar seperti Tesla, yang merupakan tonggak penting untuk masa depan perusahaan.
Keuntungan besar dalam bisnis mobil listrik berasal dari skala produksi. Semakin banyak mobil yang dijual, biaya tetap dapat dibagi lebih efisien, sehingga meningkatkan keuntungan. Jika model baru Rivian sukses seperti model terlaris Tesla, maka Rivian akan meraih margin keuntungan dan profitabilitas yang lebih tinggi.
Valuasi saham Rivian saat ini masih sangat murah dibandingkan pesaing seperti Tesla dan Lucid. Oleh karena itu, meskipun beberapa katalis besar belum terjadi sekarang, saat ini adalah waktu yang potensial untuk membeli saham Rivian dan mendapatkan keuntungan saat pertumbuhan besar mulai terjadi.