Mengapa Saham Visa Layak Dibeli Untuk Investasi Jangka Panjang
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
23 Agt 2025
222 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Visa memiliki model bisnis yang menguntungkan melalui biaya transaksi.
Perusahaan ini diuntungkan dari pertumbuhan pembayaran digital dan e-commerce.
Visa menawarkan dividen yang menarik meskipun yield-nya rendah.
Visa adalah perusahaan jasa keuangan yang tidak mengeluarkan kartu kredit atau debit sendiri, melainkan punya jaringan pembayaran yang menghubungkan bank penerbit, pedagang, dan konsumen. Mereka memperoleh pendapatan dari biaya setiap transaksi yang lewat dalam jaringan mereka, sehingga lebih banyak transaksi berarti lebih banyak pendapatan.
Keunggulan utama Visa adalah efek jaringan dimana semakin banyak kartu Visa beredar, semakin banyak pedagang yang menerima Visa, yang kemudian menarik lebih banyak pengguna. Ini menciptakan penghalang untuk pesaing baru dan membuat Visa sulit digantikan.
Perkembangan e-commerce dan digitalisasi transaksi memberikan potensi pasar yang besar untuk Visa. Meskipun sudah sangat maju di Amerika Serikat, penetrasi e-commerce masih lebih rendah dibandingkan negara lain seperti China dan Inggris, yang memberi ruang untuk pertumbuhan di masa depan.
Visa juga memiliki program dividen yang menarik dengan pertumbuhan yang konsisten melebihi 300% dalam 10 tahun terakhir, walau dengan yield sekitar 0,7%. Hal ini menjadikan Visa pilihan investasi yang baik bagi investor yang menginginkan pertumbuhan dan pendapatan jangka panjang.
Meskipun The Motley Fool tidak memasukkan Visa dalam 10 saham terbaik saat ini, performa jangka panjang Visa yang kuat dan posisinya yang dominan di pasar pembayaran digital tetap membuatnya layak dipertimbangkan untuk strategi investasi jangka panjang.
Analisis Ahli
Warren Buffett
Visa adalah perusahaan jasa keuangan dengan jaringan pembayaran yang kuat dan merek yang sulit disaingi, menawarkan keuntungan kompetitif jangka panjang dan pertumbuhan stabil.