Smarter Web Perkuat Strategi Bitcoin, Target Jadi Pemimpin Treasury Inggris
Finansial
Mata Uang Kripto
21 Agt 2025
287 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Smarter Web sedang mengembangkan strategi Bitcoin untuk memperkuat posisi keuangannya.
Jesse Myers berperan penting dalam merumuskan kebijakan treasury Bitcoin di perusahaan.
Akumulasi Bitcoin oleh institusi menunjukkan tren yang signifikan di pasar keuangan saat ini.
Smarter Web Company, sebuah perusahaan desain web dan pemasaran yang terdaftar di London, merekrut analis Bitcoin Jesse Myers untuk memimpin strategi Bitcoin dan komunikasi investor mereka. Perusahaan ini mulai mengembangkan kebijakan treasury yang memadukan penyimpanan kas dan Bitcoin untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan.
Jesse Myers dikenal dalam industri kripto karena mengembangkan model valuasi Bitcoin yang kemudian menjadi inspirasi bagi kerangka kerja "Bitcoin 24" yang diterapkan oleh Michael Saylor dan perusahaannya, Strategy. Strategi ini telah menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam memanfaatkan Bitcoin dan aset kripto lain sebagai cadangan digital.
Smarter Web berambisi menjadi perusahaan terdepan di Inggris dalam kebijakan treasury Bitcoin, mencontoh Metaplanet di Jepang dan Strategy di Amerika Serikat. Myers sendiri telah berinvestasi sekitar £970,000 dan kini bergabung penuh waktu di perusahaan tersebut untuk memperkuat komitmen ini.
Namun, ada peringatan dari para pengamat bahwa strategi treasury digital bisa berisiko jika perusahaan hanya mengandalkan narasi populer tanpa dasar keuangan yang kuat. Hal ini dapat merusak kepercayaan pasar dan memperlambat adopsi institusional yang lebih luas terhadap aset digital.
Walaupun demikian, tren akumulasi Bitcoin oleh perusahaan publik terus meningkat secara signifikan, terutama di pasar Amerika Serikat dengan dukungan spot ETF Bitcoin. Ini menandai terbentuknya lapisan permintaan baru di pasar yang menunjukkan bahwa strategi treasury digital bukan hanya sekadar tren sesaat.
Analisis Ahli
Ryan Yoon
Digital asset treasuries yang diterapkan secara serius menunjukkan strategi struktural baru, namun risiko penyalahgunaan narasi oleh perusahaan yang kurang berdasar dapat menghambat adopsi institusional yang lebih luas.