CFPB Tinjau Ulang Regulasi Open Banking Demi Kendali Data Konsumen Lebih Baik
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
21 Agt 2025
289 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
CFPB melakukan revisi regulasi perbankan terbuka untuk memberi konsumen lebih banyak kontrol atas data mereka.
Regulasi sebelumnya ditentang oleh industri perbankan karena kekhawatiran tentang keamanan data.
Dukungan dari tokoh politik dan pengusaha fintech berperan penting dalam perubahan kebijakan ini.
CFPB atau Consumer Financial Protection Bureau di Amerika Serikat mulai mengkaji ulang regulasi open banking yang mengatur bagaimana data keuangan konsumen dibagikan antara bank dan perusahaan teknologi finansial (fintech). Regulasi ini sudah lama direncanakan sejak 2010 sebagai bagian dari reformasi keuangan Dodd-Frank.
Regulasi ini memberikan hak kepada konsumen agar bank wajib memberikan akses data mereka, seperti informasi rekening dan transaksi, secara transparan ketika diminta. Tujuannya agar konsumen mudah membandingkan layanan dan bisa beralih antar bank dengan mudah.
Namun, regulasi tersebut mendapat penolakan dari industri perbankan yang khawatir soal keamanan data dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membagikan data tersebut secara aman ke fintech. Pemerintahan Biden telah menyelesaikan regulasi ini tapi masih menghadapi gugatan hukum dari bank.
Awalnya, pemerintahan Trump mendukung bank untuk membatalkan regulasi tersebut, namun akhirnya berubah sikap karena tekanan dari pengusaha fintech dan kripto yang menginginkan akses data dengan bebas dan murah. Mereka mengkritik langkah bank besar seperti JPMorgan yang mengenakan biaya tinggi untuk akses data.
Dalam waktu dekat, CFPB akan berusaha mencari titik tengah dalam menyusun regulasi baru yang bisa melindungi konsumen sekaligus mendukung inovasi fintech tanpa mengabaikan biaya keamanan dan keberlanjutan bisnis perbankan.
Analisis Ahli
Rohit Chopra
Regulasi open banking dapat mengubah cara konsumen berinteraksi dengan bank dan fintech, memberikan kebebasan lebih besar dalam pengelolaan data tanpa biaya tambahan.Jamie Dimon
Membagikan data pelanggan secara aman memiliki biaya besar sehingga harus dipertimbangkan secara realistis dalam penerapan regulasi.