Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dua Hacker Bongkar Operasi Peretasan Pemerintah Korea Utara

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
21 Agt 2025
37 dibaca
2 menit
Dua Hacker Bongkar Operasi Peretasan Pemerintah Korea Utara

AI summary

Saber dan cyb0rg berhasil mengungkap aktivitas peretasan yang dilakukan oleh pemerintah Korea Utara.
Mereka percaya bahwa membocorkan informasi tersebut dapat membantu peneliti keamanan siber lainnya.
Operasi ini menunjukkan risiko yang dihadapi oleh hacktivis dalam mengekspos kegiatan ilegal pemerintah.
Dua hacker yang dikenal sebagai Saber dan cyb0rg berhasil mengakses komputer milik seorang hacker yang diduga bekerja untuk pemerintah Korea Utara selama sekitar empat bulan. Mereka menemukan banyak bukti terkait aktivitas spionase siber dan alat peretasan yang sering digunakan oleh kelompok peretas tersebut.Komputer yang mereka retas berisi banyak data penting mengenai operasi hacking Korea Utara, termasuk bukti serangan terhadap perusahaan di Korea Selatan dan Taiwan. Hacker Korea Utara yang menjadi target ini diduga juga berada di China dan bekerja untuk kedua pemerintah berkat beberapa petunjuk seperti jadwal libur dan dokumen yang diterjemahkan.Saber dan cyb0rg akhirnya memutuskan untuk membocorkan informasi ini agar komunitas keamanan siber dan para peneliti dapat menggunakan data tersebut untuk mendeteksi dan melawan serangan dari kelompok peretas Korea Utara. Mereka sadar bahwa tindakannya ilegal, tapi merasa penting untuk membuka informasi ini demi kebaikan bersama.Selain spionase, kelompok peretas Korea Utara diketahui juga melakukan pencurian besar-besaran termasuk heist cryptocurrency untuk mendukung program nuklir rezim mereka. Serangan ini tidak hanya menyasar perusahaan melainkan juga profesional di industri keamanan siber, sehingga sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan.Keberanian dua hacker ini memberi komunitas keamanan siber dan publik akses ke bukti konkret yang sebelumnya tertutup rapat dan memberitahu banyak korban agar dapat menghentikan akses peretas. Namun, risiko pembalasan dari pemerintah Korea Utara juga nyata, sehingga mereka memilih menyembunyikan identitas asli mereka.

Experts Analysis

Bruce Schneier
Mengungkap aktivitas hacker negara adalah langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan membantu pertahanan siber global, namun tindakan hacktivism harus dilakukan dengan penuh pertimbangan etis dan hukum.
Katie Moussouris
Bocornya data ini menyediakan insight berharga untuk memahami metodologi peretas yang didukung negara, yang bisa digunakan untuk memperkuat pertahanan dan mengembangkan strategi mitigasi yang lebih efektif.
Editorial Note
Langkah hacktivis ini walau ilegal, membuka tabir penting mengenai bagaimana aktor negara seperti Korea Utara menjalankan operasi spionase dan kriminal siber mereka, memberi masyarakat dunia informasi konkret yang sebelumnya sulit diakses. Ini menunjukkan bahwa komunitas dunia digital perlu lebih kolaboratif dalam menghadapi ancaman keamanan siber yang berafiliasi dengan negara-negara berisiko tinggi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.