Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Crypto Kian Selektif: Ether Naik, Bitcoin Stabil di Level Kritis

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (7mo ago) cryptocurrency (7mo ago)
21 Agt 2025
206 dibaca
2 menit
Pasar Crypto Kian Selektif: Ether Naik, Bitcoin Stabil di Level Kritis

Rangkuman 15 Detik

Ada pergeseran modal dari Bitcoin ke Ethereum di pasar crypto.
Permintaan Bitcoin mengalami penurunan signifikan, dan pasar saat ini dianggap dalam fase 'pendinginan bullish'.
UBS memproyeksikan kenaikan harga emas yang signifikan karena risiko makro dan permintaan yang kuat.
Pasar cryptocurrency menunjukkan pemulihan setelah penurunan minggu lalu, dengan Bitcoin stabil di sekitar Rp 1.91 juta ($114.610) dan Ether mengalami lonjakan 5,8% mencapai Rp 72.98 ribu ($4.370) ,73. Investor kini lebih berhati-hati dalam memilih aset, mengalihkan modalnya ke Ether yang menunjukkan performa lebih kuat secara relatif dibandingkan Bitcoin. CEO OKX Singapore, Gracie Lin, menyoroti bahwa rasio ETH/BTC yang naik menandakan aliran modal yang beralih ke Ether, bukan ke altcoin secara umum. Pergerakan ini terjadi menjelang momen penting seperti konferensi Jackson Hole dan data inflasi AS yang akan mempengaruhi sentimen pasar secara lebih luas. Data terbaru dari CryptoQuant mengungkapkan permintaan Bitcoin menurun drastis dari 174.000 BTC pada Juli menjadi 59.000 BTC saat ini. Di sisi lain, whale investor juga melakukan profit-taking besar dengan total keuntungan direalisasi mencapai Rp 1.24 quadriliun ($74 miliar) sejak Juli, termasuk Rp 33.40 triliun ($2 miliar) hanya pada 16 Agustus. Analis dari Enflux mencatat bahwa antusiasme ritel terhadap altseason turun tajam, namun investasi tetap mengalir ke aset yang dianggap kuat seperti BNB. Hal ini menunjukkan pasar mulai bergerak ke arah yang lebih selektif dan berdasar pada keyakinan makro yang kuat, terutama dari sisi institusional. Selain itu, UBS meningkatkan target harga emas menjadi Rp 60.12 ribu ($3.600) per ons pada kuartal pertama 2026, karena permintaan emas yang melonjak akibat risiko makro AS, proses de-dollarization, serta pembelian besar oleh ETF dan bank sentral. Di sisi pasar saham AS, indeks Nasdaq dan S&P 500 mengalami penurunan karena investor mengalihkan dana dari saham teknologi ke sektor energi dan kesehatan menjelang simposium Federal Reserve.

Analisis Ahli

Gracie Lin
Pasar crypto kini sedang berfokus pada kekuatan relatif aset seperti Ether dan bukan pada altcoin secara luas, menunjukkan pergeseran modal yang lebih strategis daripada hanya mengikuti tren altseason.
CryptoQuant
Penurunan permintaan Bitcoin dan lambatnya arus masuk ETF menunjukkan bahwa rally Bitcoin sudah mulai kehilangan momentum sementara pasar memasuki fase 'bullish cooldown'.
Enflux
Penurunan antusiasme ritel terhadap altseason dan pergeseran modal yang lebih terfokus menunjukkan keberhasilan pembentukan keyakinan makro terhadap aset tertentu dan meningkatkan kualitas pasar.