Teknologi Baru Bikin Suntikan Protein Kuat Bisa Dilakukan Seketika di Rumah
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
21 Agt 2025
245 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Platform pengiriman obat protein baru memungkinkan injeksi di rumah dengan cepat.
Polimer MoNi menjaga stabilitas obat protein pada konsentrasi tinggi.
Teknologi ini berpotensi mengubah cara pasien mengelola penyakit mereka.
Pasien dengan penyakit serius seperti kanker dan gangguan autoimun biasanya harus menerima obat protein melalui infus intravena yang memakan waktu berjam-jam. Hal ini karena obat harus diberikan dalam dosis tinggi namun tetap stabil hanya pada konsentrasi rendah. Cara ini jelas tidak praktis dan merepotkan bagi pasien.
Tim peneliti dari Stanford berhasil mengembangkan sebuah teknologi yang memungkinkan obat protein dikonsentrasikan pada tingkat sangat tinggi tanpa kehilangan kestabilan. Mereka menggunakan polimer khusus bernama MoNi untuk melapisi protein agar tidak menggumpal atau menjadi terlalu kental sehingga bisa tetap disuntikkan.
Mereka menciptakan partikel kecil berbentuk bubuk menggunakan proses spray drying, dengan protein dilapisi seperti coklat berlapis gula. Ketika dibaurkan kembali ke cairan, lapisan polimer ini memelihara kestabilan protein dan memungkinkan konsentrasi obat melebihi 500 mg/mL, dua kali lipat dari biasanya.
Partikel sabun padat ini memungkinkan injeksi yang mudah melalui jarum halus, dan formula ini tahan terhadap pengaruh suhu tinggi dan proses pembekuan-pencairan yang biasanya membuat obat rusak. Mereka sudah mengujinya pada beberapa jenis protein termasuk antibodi COVID-19 dengan hasil yang menjanjikan.
Dengan teknologi ini, pasien suatu hari dapat menyuntikkan obat protein di rumah dengan autoinjector secara cepat tanpa harus ke rumah sakit untuk infus panjang. Ini membuka peluang besar bagi perawatan lebih praktis dan nyaman untuk penyakit kronis yang memerlukan terapi berkala.
Analisis Ahli
Eric Appel
Platform ini memungkinkan perubahan paradigma dalam pemberian obat biologis, yang selama ini masih tergantung infus lama di rumah sakit.Alexander Prossnitz
Fokus pada sifat mekanik partikel yang stabil membuka peluang luas untuk berbagai protein tanpa perlu modifikasi kimia yang rumit.

