Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hubungan El Niño dan Wabah Dengue di Amerika: Kunci Prediksi Epidemi

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
20 Agt 2025
239 dibaca
2 menit
Hubungan El Niño dan Wabah Dengue di Amerika: Kunci Prediksi Epidemi

TLDR

Wabah dengue di Amerika dapat diprediksi berdasarkan kondisi iklim seperti El Niño dan suhu musim panas.
Data surveilans selama tiga dekade menunjukkan pola naik turunnya kasus dengue di seluruh benua.
Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk perencanaan dan respons terhadap epidemi dengue di masa depan.
Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes yang berkembang baik di lingkungan hangat. Kasus demam berdarah dapat meningkat secara drastis setelah perubahan iklim tertentu seperti peristiwa El Niño yang menyebabkan peningkatan suhu laut di Pasifik dan mengubah cuaca secara global.Sebuah studi baru yang diterbitkan di Science Translational Medicine menganalisis data selama tiga dekade dari 14 negara di Amerika. Studi ini menemukan bahwa wabah dengue besar biasanya terjadi sekitar lima bulan setelah peristiwa El Niño. Selain itu, wabah lokal juga muncul sekitar tiga bulan setelah musim panas puncak dan satu bulan setelah curah hujan maksimal.Data tersebut menunjukkan bahwa, meski negara-negara ini berjauhan hingga 10.000 kilometer, kasus dengue naik dan turun dengan pola yang relatif terkoordinasi dengan selang waktu enam bulan. Hal ini memberikan gambaran besar tentang bagaimana faktor iklim memengaruhi penyebaran penyakit ini di seluruh benua Amerika.Para peneliti dan epidemiolog berharap temuan ini dapat digunakan untuk meningkatkan prediksi wabah sehingga pihak berwenang dapat mempersiapkan sistem kesehatan dan tindakan pencegahan yang lebih baik sebelum epidemi terjadi. Ini sangat penting mengingat pada tahun 2024 tercatat rekor 13 juta kasus demam berdarah di Amerika.Mengingat tidak adanya pengobatan spesifik untuk demam berdarah, langkah-langkah pencegahan yang berbasis prediksi iklim dan kesiapsiagaan tepat waktu menjadi strategi utama untuk mengurangi dampak penyakit ini di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.