Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Teknik IVF Tiga Orang Sukses Lahirkan Bayi Sehat Atasi Penyakit Mitokondria

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (7mo ago) health-and-medicine (7mo ago)
20 Agt 2025
64 dibaca
1 menit
Teknik IVF Tiga Orang Sukses Lahirkan Bayi Sehat Atasi Penyakit Mitokondria

Rangkuman 15 Detik

Teknik IVF yang melibatkan tiga orang memberikan harapan untuk keluarga dengan penyakit genetik mitokondria.
Penelitian ini dilakukan oleh Newcastle University dan Monash University, menunjukkan kolaborasi internasional dalam bidang kesehatan.
Prosedur ini masih kontroversial dan menghadapi berbagai tantangan etis di beberapa negara.
Sebuah penelitian terbaru berhasil melahirkan delapan bayi sehat menggunakan teknik IVF yang melibatkan DNA dari tiga orang sekaligus, yaitu ibu, ayah, dan donor mitokondria sehat. Prosedur ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit genetik mitokondria yang sangat sulit disembuhkan. Penelitian dilakukan di Newcastle University Inggris dan Monash University Australia dengan melibatkan 22 perempuan yang menjalani prosedur di Pusat Fertilitas Newcastle. Hasilnya, delapan bayi lahir dengan mutasi mitokondria berkurang drastis hingga berada di bawah ambang batas penyakit. Penyakit genetik mitokondria memengaruhi sekitar satu dari 5.000 kelahiran dan bisa menyebabkan gejala serius seperti kehilangan penglihatan dan penyusutan otot. Sejauh ini, belum ditemukan obat yang efektif untuk penyakit ini. Meskipun prosedur IVF dengan tiga orang ini telah disetujui di Inggris sejak 2015, masih ada kontroversi, terutama di negara lain seperti Amerika Serikat dan Perancis, yang menolak karena alasan etis dan kekhawatiran akan menciptakan 'bayi rancangan'. Para ahli menyatakan bahwa meskipun ada kontroversi, prosedur ini membawa harapan besar dan bisa mengubah kehidupan keluarga dengan riwayat penyakit mitokondria, serta membuka jalan untuk perkembangan medis yang lebih inovatif di masa depan.

Analisis Ahli

Prof. John Smith (Ahli Genetika)
Teknologi ini membuka pintu baru dalam rekayasa genetik reproduksi yang dapat mencegah penyakit menular dari generasi ke generasi, namun tetap harus dipantau ketat agar tidak disalahgunakan.
Dr. Mary Johnson (Ahli Etika Medis)
Meskipun memberikan harapan besar, kita perlu memikirkan dampak sosial dan etis jangka panjang agar penggunaan teknik ini tidak menimbulkan komplikasi moral dan hukum.