AI summary
Coveris telah meluncurkan kemasan monomaterial baru untuk tortilla wraps yang berkelanjutan. Kemasan ini menyediakan umur simpan yang sama dengan kemasan sebelumnya sambil mendukung daur ulang. Kolaborasi antara tim produksi Coveris dan Film Science Lab menghasilkan solusi kemasan yang inovatif dan efisien. Coveris, sebuah perusahaan penyedia solusi kemasan kertas dan plastik yang berfokus pada keberlanjutan, baru saja meluncurkan produk baru bernama MonoFlex Thermoform yang dirancang khusus untuk kemasan tortilla wraps. Produk ini dibuat dengan bahan monomaterial yang dapat didaur ulang dan menggantikan kemasan campuran yang tidak ramah lingkungan sebelumnya.Pengembangan kemasan ini dilakukan sebagai hasil dari kerja sama antara Coveris dan produsen tortilla wraps yang mencari alternatif kemasan yang lebih dapat didaur ulang tanpa mengurangi masa simpan produk. Tortilla yang diproduksi mengandung sedikit pengawet sehingga memerlukan kemasan yang mampu menjaga kesegaran hingga enam bulan.Setelah melakukan berbagai pengujian di Food Science Lab Coveris di Gainsborough, UK, dipilih bahan monomaterial yang mampu melindungi tortilla dari serangan jamur serta kompatibel dengan proses pengemasan yang sudah ada di pabrik produsen tortilla. Kemasan ini juga menawarkan berbagai pilihan cetak dan finishing yang membuat tampilannya menarik.Salah satu keunggulan dari MonoFlex Thermoform adalah kemudahan transisi dari kemasan konvensional ke kemasan monomaterial tanpa perlu mengubah mesin pengemasan, sehingga efisiensi produksi tetap terjaga. Selain itu, film kemasan ini memiliki daya tahan yang kuat terhadap tusukan serta sifat penghalang yang mampu memperpanjang umur simpan produk.Investasi sebesar €9,5 juta telah dilakukan Coveris di fasilitas produksinya di Halle, Jerman untuk mendukung produksi kemasan ini. Dengan hadirnya solusi kemasan ini, Coveris berharap dapat membantu pelanggan dalam mencapai target keberlanjutan sekaligus mengurangi limbah plastik yang sulit didaur ulang.
Pengembangan kemasan monomaterial seperti MonoFlex ini adalah langkah penting yang tidak hanya menjawab persoalan daur ulang plastik tetapi juga tantangan perlindungan produk. Kolaborasi antara laboratorium riset dan manufaktur menunjukkan pendekatan inovatif yang patut menjadi contoh bagi pelaku industri kemasan lainnya.