AI summary
AbbVie memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan melalui produk baru seperti Skyrizi dan Rinvoq. Perusahaan ini menunjukkan kinerja yang kuat meskipun kehilangan produk utama, Humira. AbbVie adalah pembayar dividen yang stabil, menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari pendapatan. AbbVie adalah perusahaan farmasi yang terbentuk pada 2013 setelah berpisah dari Abbott Laboratories untuk fokus pada pengembangan obat. Selama 10 tahun terakhir, sahamnya meningkat sangat signifikan, mencapai 353,3% dengan memperhitungkan dividen, jauh mengalahkan kenaikan S&P 500.Keberhasilan utama AbbVie datang dari obat imunologi Humira yang sangat populer dan memiliki banyak indikasi pengobatan. Saat paten obat ini habis di Eropa dan kemudian di Amerika Serikat, pendapatan dari Humira mulai menurun, tapi perusahaan masih mampu bertahan dengan produk lain.AbbVie kini mengandalkan dua obat baru, Skyrizi dan Rinvoq, yang sudah memiliki indikasi serupa dengan Humira dan bahkan menunjukkan hasil yang lebih efektif dalam beberapa kasus. Manajemen berharap kedua obat ini bisa mencapai penjualan gabungan sebesar 31 miliar dolar AS pada 2027.Selain itu, akuisisi Allergan turut memperluas portofolio dengan produk populer seperti Botox dan obat untuk kondisi seperti skizofrenia. Perusahaan juga terus mengembangkan pipeline obat baru, termasuk kerja sama dengan Gubra A/S untuk obat pengelolaan berat badan.AbbVie juga dikenal sebagai perusahaan yang sangat konsisten dalam membayar dividen, dengan kenaikan dividen selama 53 tahun berturut-turut dan yield yang jauh di atas rata-rata pasar, menjadi alasan tambahan bagi investor untuk mempertimbangkan saham ini.
AbbVie menunjukkan kemampuan adaptasi dan inovasi yang patut diapresiasi setelah kehilangan paten Humira. Fokus pada produk baru dan ekspansi pipeline membuat perusahaan ini layak dipertimbangkan oleh investor jangka panjang, terutama dengan program dividen yang kuat.