Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AbbVie Naikkan Target Laba 2025 Berkat Obat Immunologi Baru Meski Hadapi Tarif AS

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
25 Apr 2025
285 dibaca
1 menit
AbbVie Naikkan Target Laba 2025 Berkat Obat Immunologi Baru Meski Hadapi Tarif AS

AI summary

AbbVie mengalami penurunan penjualan Humira yang signifikan karena kompetisi dari biosimilar.
Obat baru Skyrizi dan Rinvoq menunjukkan kinerja penjualan yang kuat dan diharapkan dapat menggantikan penurunan dari Humira.
Kebijakan tarif yang diusulkan oleh pemerintah AS dapat berdampak negatif pada biaya operasional perusahaan farmasi.
AbbVie meningkatkan perkiraan laba tahun 2025 setelah penjualan kuat dari obat imunologi baru mereka, Skyrizi dan Rinvoq, membantu perusahaan mengalahkan perkiraan laba kuartal pertama Wall Street. Namun, saham AbbVie dan perusahaan obat besar lainnya telah anjlok karena kekhawatiran investor terkait penyelidikan sektor ini dan kemungkinan tarif AS pada industri farmasi.Penjualan global Humira, obat andalan AbbVie untuk arthritis, turun setengah dari tahun lalu menjadi $1,12 miliar pada kuartal pertama, jauh di bawah perkiraan $1,32 miliar. Ini menandai kuartal ketiga berturut-turut di mana penjualan Humira meleset dari ekspektasi karena persaingan dari lebih dari selusin biosimilar yang lebih murah.AbbVie kini mendorong Skyrizi dan Rinvoq untuk mengimbangi penurunan penjualan Humira dan memperkirakan kedua obat baru ini akan menghasilkan lebih dari $31 miliar pada tahun 2027. Skyrizi mencatat penjualan sebesar $3,43 miliar, mengalahkan perkiraan Wall Street sebesar $3,15 miliar, sementara penjualan Rinvoq sebesar $1,72 miliar juga melampaui perkiraan sebesar $1,59 miliar.

Experts Analysis

Anupam Sinha (Pharma Industry Analyst)
Strategi AbbVie memperkuat lini produk imunologi dan mengabaikan risiko tarif adalah langkah agresif yang bisa berbuah baik jika inovasi tetap konsisten, namun volatilitas politik perdagangan bisa menjadi penghambat utama.
Editorial Note
AbbVie telah menunjukkan adaptasi strategis yang tepat dengan mengalihkan fokus dari Humira ke obat immunologi baru yang lebih inovatif dan berpotensi besar, meskipun tantangan eksternal seperti tarif AS adalah risiko nyata. Namun, ketergantungan pada beberapa produk baru saja mungkin meningkatkan risiko jika persaingan biosimilar semakin ketat atau teknologi medis berubah cepat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.