Bumi Terancam: Tumbuhan Tak Lagi Bisa Jaga Keseimbangan Ekosistem
Sains
Iklim dan Lingkungan
18 Agt 2025
39 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Biosfer dunia dalam keadaan kritis akibat tekanan penggunaan sumber daya yang terus meningkat.
Pertanian menjadi salah satu penyebab utama pelanggaran batas biosfer.
Ada kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan perlindungan biosfer dengan kebijakan iklim untuk mitigasi perubahan iklim.
Sebuah studi terbaru dari Pusat Riset Dampak Iklim Potsdam dan Universitas BOKU di Wina mengungkapkan bahwa kemampuan dunia tumbuhan untuk mengatur ekosistem melalui fotosintesis semakin menurun. Hal ini karena tekanan besar dari manusia yang menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan makanan, bahan baku, dan perlindungan iklim.
Penelitian menggunakan model LPJmL mampu memetakan aliran energi dan material seperti karbon, air, dan nitrogen sejak tahun 1600 setiap harinya dengan detail setengah derajat koordinat. Hasilnya menunjukkan kerusakan biosfer kuat terasa sejak abad ke-17 akibat aktivitas manusia di daerah lintang menengah.
Pada tahun 1900, sekitar 37 persen lahan dunia sudah melewati zona aman ekosistem lokal, dan kini mencapai 60 persen lahan dengan 38 persen berada di zona risiko tinggi yang diperparah oleh pertanian intensif. Ini menegaskan bahwa industrialisasi bukan satu-satunya faktor yang merusak bumi, tapi juga pola penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan.
Meskipun hasil ini mengkhawatirkan, peta ini menjadi terobosan penting secara ilmiah karena menghubungkan kebutuhan manusia terhadap biomassa dengan kondisi kemampuan alam dalam penyerapan karbon dan stabilisasi iklim. Pengetahuan ini diharapkan mendorong kebijakan iklim internasional yang lebih komprehensif dan terintegrasi.
Direktur PIK, Johan Rockström, menyimpulkan bahwa untuk mencegah kerusakan lebih dalam, perlindungan biosfer harus dipandang sebagai bagian utama dari aksi iklim global. Pemerintah di seluruh dunia harus bekerja sama untuk menjaga keseimbangan biosfer dan mempersiapkan solusi berkelanjutan demi masa depan planet kita.
Analisis Ahli
Johan Rockström
Perlindungan biosfer harus dijalankan bersamaan dengan aksi iklim sebagai satu kesatuan karena keduanya saling berkaitan secara erat untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada sistem bumi.Wolfgang Lucht
Energi dari fotosintesis adalah pusat proses yang mengatur stabilitas planet, dan gangguan besar akibat pemanfaatan manusia harus segera dikendalikan.

