Firefly Aerospace Naikkan Harga IPO hingga Valuasi 6 Miliar Dolar AS
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
05 Agt 2025
61 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Firefly Aerospace berencana untuk menggalang dana sebesar $696,6 juta melalui penawaran umum perdana.
Valuasi Firefly Aerospace meningkat signifikan dari putaran pendanaan sebelumnya.
Dukungan pemerintah terhadap industri luar angkasa semakin meningkat, menciptakan peluang bagi perusahaan swasta.
Firefly Aerospace, perusahaan startup asal Texas yang bergerak di bidang teknologi ruang angkasa, menaikkan harga saham dalam penawaran umum perdana (IPO) mereka di pasar saham Amerika Serikat dari rentang Rp 584.50 ribu ($35) -Rp 651.30 miliar ($39 m) enjadi Rp 684.70 ribu ($41) -Rp 718.10 ribu ($43) per saham. Perusahaan menargetkan untuk mengumpulkan dana sebesar Rp 11.63 triliun ($696,6 juta) melalui penjualan 16,2 juta saham.
Dengan harga saham yang direvisi tersebut, valuasi perusahaan diperkirakan mencapai hingga Rp 100.87 triliun ($6,04 miliar) , jauh lebih tinggi dibandingkan valuasi terakhirnya pada putaran pendanaan Seri D yang sekitar Rp 33.40 triliun ($2 miliar) . Langkah ini menunjukkan minat kuat dari para investor terhadap bisnis antariksa swasta di Amerika Serikat.
Dukungan dari perusahaan pertahanan besar seperti Northrop Grumman serta dorongan pemerintah AS yang kembali fokus pada kemampuan ruang angkasa setelah berbagai inisiatif pertahanan yang besar membuat sektor ini semakin menarik bagi investor swasta.
Firefly dijadwalkan untuk memfinalisasi harga saham pada hari Rabu dan mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada hari berikutnya dengan kode ticker 'FLY'. IPO ini juga didukung oleh beberapa bank investasi besar seperti Goldman Sachs, J.P. Morgan, Jefferies, dan Wells Fargo Securities.
Para analis optimis bahwa momentum positif di pasar IPO akan berlanjut meskipun ada kekhawatiran terhadap perlambatan pasar tenaga kerja. Fokus pemerintah pada sektor ruang angkasa dan kebutuhan pertahanan nasional diperkirakan akan terus memicu pertumbuhan investasi di bidang teknologi antariksa.
Analisis Ahli
Lukas Muehlbauer
Narrowing price bands usually indicate well-covered books and strong demand, signaling investor confidence after a positive roadshow.
