AI summary
Unplugged berencana memproduksi UP Phone di Nevada untuk mempertahankan harga jual di bawah US$1.000. UP Phone diklaim lebih aman dalam hal privasi dibandingkan dengan ponsel besar lainnya. Donald Trump mendorong inisiatif produksi dalam negeri untuk smartphone di AS. Unplugged, sebuah startup produsen smartphone, mengumumkan rencana produksi UP Phone di Nevada, Amerika Serikat. Sebelumnya, perangkat ini diproduksi di Indonesia dan terkenal karena mengutamakan keamanan privasi penggunanya.Meskipun biaya tenaga kerja di AS lebih tinggi dibandingkan Indonesia, Unplugged bertekad mempertahankan harga jual UP Phone di bawah US$1.000 agar tetap kompetitif bagi konsumen. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.Desain UP Phone mirip dengan iPhone, namun dengan fitur unik seperti panel kamera bergaya 'boba' dan tanpa fitur Dynamic Island. Unplugged juga mengklaim perangkat ini lebih aman dari iPhone 16 Pro dan Galaxy S25 dalam hal permintaan DNS pihak ketiga.Joe Weil, CEO Unplugged, mengatakan bahwa setelah perakitan, perusahaan akan berfokus pada pengadaan komponen secara bertahap. Namun ia belum membocorkan detail mitra kerja dan jumlah perangkat yang akan diproduksi.Sementara itu, muncul dorongan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, agar lebih banyak produsen smartphone merakit langsung di AS untuk mendukung industri lokal dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok Asia.
Keputusan Unplugged untuk memproduksi di AS meskipun dengan biaya lebih tinggi menunjukkan komitmen besar terhadap kualitas dan keamanan produk. Jika mereka berhasil menjaga harga kompetitif, hal ini dapat mengubah lanskap produksi smartphone dengan fokus pada privasi pengguna dan produksi lokal yang berkelanjutan.