TLDR
Pemilik cryptocurrency berisiko tinggi menjadi korban penculikan dan kekerasan. Informasi pribadi yang bocor dapat meningkatkan risiko bagi pemilik crypto. Penggunaan dompet multisig dan penyimpanan kunci yang aman dapat membantu mencegah pencurian. Bitcoin dan aset kripto semakin populer di kalangan investor institusional, tetapi seiring populeritasnya, ada risiko besar yang muncul yaitu penculikan pemilik dompet kripto untuk merebut kunci wallet mereka. Ancaman ini nyata dan terjadi hampir setiap minggu di seluruh dunia.Alena Vranova, pendiri SatoshiLabs, menyatakan bahwa penculikan, penyiksaan, dan pemerasan kini menjadi risiko bagi siapapun yang menyimpan kripto, tidak peduli besar atau kecil nilainya. Bahkan pengguna yang memiliki $6000 sudah menjadi sasaran serangan fisik tersebut.Bocornya data pribadi pengguna kripto secara besar-besaran, termasuk alamat rumah, memudahkan para kriminal untuk mengincar korban secara langsung dan keluarganya. Data ini tersebar luas dan sering kali tidak disadari oleh para pengguna.Metode penculikan ini dikenal sebagai ‘wrench attacks’ di mana alat sederhana seperti kunci inggris digunakan untuk memaksa pemilik kripto menyerahkan akses ke dompet digital mereka. Polisi Prancis telah mengambil tindakan dengan menangkap puluhan orang yang terlibat dalam plot penculikan tersebut.Para ahli menyarankan agar pengguna kripto tidak membagikan data pribadi, menggunakan dompet multisig, dan menyimpan aset dalam cold storage dengan kunci di berbagai lokasi demi menjaga keamanan dan meminimalkan risiko pencurian fisik.