AI summary
Pemerintah AS mengeluarkan lisensi untuk penjualan chip ke China dengan syarat komisi. Nvidia dan AMD sangat bergantung pada pasar China untuk pendapatan mereka. Perubahan kebijakan Trump menunjukkan dinamika dalam hubungan perdagangan AS-China. Pemerintahan Donald Trump awalnya melarang penjualan chip AI canggih dari AS ke China pada April 2025. Larangan ini diberlakukan untuk membatasi akses teknologi tinggi yang dapat meningkatkan kemampuan teknologi China di bidang kecerdasan buatan.Nvidia dan AMD, dua raksasa chip asal AS, kemudian diberi izin kembali untuk mengekspor chip AI ke China mulai Juli 2025. Namun, persetujuan ini disertai syarat bahwa mereka harus membayar komisi 15% dari pendapatan penjualan chip tersebut kepada pemerintah AS.Nvidia dan AMD harus mendapatkan lisensi resmi dari pemerintah AS setiap kali ingin mengekspor chip ke China. Hal ini membuat proses penjualan chip menjadi lebih terkendali dan diawasi ketat oleh otoritas AS.China adalah pasar penting bagi Nvidia dan AMD. Nvidia menghasilkan pendapatan sekitar 17 miliar dolar AS dari China, sementara AMD mencatat pendapatan sekitar 6,2 miliar dolar AS di tahun fiskal 2024, menunjukkan besarnya ketergantungan kedua perusahaan pada pasar ini.Kebijakan baru ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing AS melawan China dan negara lain dalam industri chip, meskipun membayar komisi kepada pemerintah AS tentunya akan berpengaruh pada model bisnis Nvidia dan AMD di pasar China.
Langkah ini menunjukkan ketatnya persaingan teknologi antara AS dan China, dimana pemerintah AS berusaha mengontrol teknologi tinggi sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dari perdagangan tersebut. Namun, kebijakan ini bisa memicu ketegangan tambahan dan berdampak pada stabilitas rantai pasokan chip global di masa depan.