China Tingkatkan Investasi Peralatan Semikonduktor Demi Kemandirian Teknologi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
12 Agt 2025
98 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Investasi semikonduktor di Tiongkok mengalami penurunan meskipun ada lonjakan dalam investasi peralatan.
Wafer manufacturing merupakan kategori investasi terbesar dalam industri semikonduktor.
Permintaan konsumen yang lemah dan gangguan rantai pasokan internasional berdampak pada desain chip dan pengujian.
Pada paruh pertama tahun 2025, investasi industri semikonduktor China mencapai total 455 miliar yuan, mengalami penurunan hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya permintaan konsumen elektronik dan hambatan dalam rantai pasokan internasional.
Meski investasi secara keseluruhan turun, ada peningkatan signifikan lebih dari 53 persen dalam investasi untuk peralatan semikonduktor. Hal ini menunjukkan fokus China untuk membangun rantai pasokan chip yang mandiri tanpa bergantung pada impor.
Sebagian besar investasi dialokasikan pada pembuatan wafer, yang memegang porsi terbesar sebesar 51 persen. Wafer adalah dasar penting dalam produksi chip karena memungkinkan pembuatan sirkuit elektronik yang rumit.
Sektor desain chip dan pengemasan serta pengujian mengalami penurunan investasi masing-masing sekitar 24 persen dan 28 persen. Penurunan ini terkait dengan penurunan permintaan konsumen serta masalah di rantai pasokan global.
Langkah ini memperlihatkan bagaimana China berupaya menyesuaikan strategi investasinya untuk menghadapi tantangan pasar dan meningkatkan kemandirian teknologinya agar lebih siap menghadapi persaingan global di masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Chen Wei (Ahli Semikonduktor, Tsinghua University)
Investasi besar di peralatan semikonduktor menandakan langkah strategis China untuk menghilangkan ketergantungan pada teknologi asing, yang akan memperkuat posisi negara ini dalam industri global dalam jangka panjang.

