Nvidia dan AS Sepakati Bagi Pendapatan Penjualan Chip di China
Teknologi
Kecerdasan Buatan
12 Agt 2025
135 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Nvidia berhasil mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS untuk menjual chip di China.
Kesepakatan ini menandai langkah baru dalam kebijakan ekspor terhadap teknologi canggih.
Trump menggambarkan Jensen Huang sebagai individu yang cerdas dalam negosiasi bisnis.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan unik dengan CEO Nvidia, Jensen Huang, yang mengizinkan perusahaan tersebut menjual chip H20 versi lebih rendah di China. Kesepakatan ini menyertakan pembagian sebagian pendapatan penjualan ke pemerintah AS.
Kesepakatan ini hadir di tengah kebijakan pembatasan ekspor AS yang telah diterapkan sejak 2022 untuk mencegah teknologi semikonduktor canggih masuk ke tangan China karena kekhawatiran keamanan nasional.
Trump menyebut chip H20 sebagai produk yang sudah usang namun masih punya nilai komersial. Ia juga tidak menutup kemungkinan untuk membuat kesepakatan serupa dengan chip versi yang kurang maju.
Nvidia adalah pemain utama dalam industri chip, dan pembatasan ekspor ini berdampak besar pada bisnis mereka. Kesepakatan ini menjadi cara pemerintah dan perusahaan mencari titik tengah agar bisnis tetap berjalan.
Kesepakatan ini bisa membuka peluang negosiasi baru dalam perdagangan teknologi tingkat tinggi antara AS dan China, yang selama ini sarat dengan ketegangan geopolitik.
Analisis Ahli
Dr. Amelia Sutanto
Kesepakatan ini merupakan sinyal bahwa tekanan ekonomi dan geopolitik telah memaksa AS menyesuaikan kebijakan ekspornya, terutama terhadap perusahaan yang sangat bergantung pada pasar China.Prof. Michael Tan
Ini mungkin awal dari tren diplomasi teknologi yang lebih kompleks dan kurang hitam-putih, di mana aspek bisnis dan keamanan saling bertukar ruang.

