Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Regulasi Baru Dorong Ekspansi Pesat Pasar Stablecoin dan Peluang Investasi

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
10 Agt 2025
272 dibaca
2 menit
Regulasi Baru Dorong Ekspansi Pesat Pasar Stablecoin dan Peluang Investasi

Rangkuman 15 Detik

Pertumbuhan pesat pasar stablecoin dapat merevolusi infrastruktur keuangan global.
Legislasi baru memberikan kejelasan bagi perusahaan dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Meskipun ada potensi besar, risiko tetap ada yang harus dipahami oleh para investor.
Stablecoin adalah jenis cryptocurrency yang nilainya dipatok dengan aset nyata seperti dolar AS, menawarkan kecepatan dan biaya transaksi rendah tanpa volatilitas tinggi seperti Bitcoin atau Ethereum. Pasar stablecoin telah melejit dengan pasokan meningkat dari 12 miliar dolar pada 2020 menjadi 220 miliar dolar pada 2025, dan diperkirakan bahkan bisa mencapai triliunan dolar dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu faktor utama yang membuat stablecoin semakin menarik adalah pengesahan Genius Act di Amerika Serikat, yang memberikan aturan jelas tentang cadangan, audit, dan anti pencucian uang untuk penerbit stablecoin. Regulasi ini menanamkan rasa percaya pengguna setelah kegagalan TerraUSD pada 2022 yang menyebabkan kerugian besar bagi investor. Penggunaan stablecoin sangat menjanjikan dalam transfer uang internasional dan pembayaran, karena dapat mengurangi biaya pengiriman uang yang biasanya cukup tinggi. Beberapa perusahaan besar seperti Circle, Coinbase, Robinhood, dan PayPal sudah aktif mengembangkan produk stablecoin atau mengintegrasikannya ke layanan mereka untuk memenuhi permintaan pasar yang tumbuh. Teknologi blockchain yang mendukung stablecoin memberikan efisiensi dan keamanan, dengan Ethereum menjadi jaringan unggulan tempat hampir setengah dari stablecoin dibangun. Namun, ada potensi munculnya blockchain baru dari perusahaan besar agar lebih mengontrol produk mereka, yang bisa mengubah ekosistem stablecoin saat ini. Meskipun potensi pertumbuhan besar dan dukungan regulasi, stablecoin tetap mempunyai risiko seperti keamanan, perlindungan konsumen, dan kemungkinan kehilangan nilai. Investor harus berhati-hati dan menganggap investasi stablecoin sebagai bagian kecil dari portofolio yang terdiversifikasi. Stablecoin bisa menjadi pintu gerbang utama adopsi crypto di dunia nyata jika semua tantangan dapat diatasi.

Analisis Ahli

Treasury Secretary Scott Bessent
Memperkirakan pasokan stablecoin dapat mencapai 2 triliun dolar pada 2028 berkat regulasi yang lebih baik.
Galaxy Digital Holdings
Memprediksi pasokan stablecoin akan melampaui 400 miliar dolar pada tahun ini, menandakan pertumbuhan besar.
The World Bank
Menyoroti potensi pengurangan biaya remittance dari 6.4% menjadi 0.5%-3% berkat penggunaan stablecoin.