Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Persaingan Sengit Talenta AI Di China: Alibaba Kehilangan Pakar Ke Pesaing Besar

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
10 Agt 2025
1398 dibaca
1 menit
Persaingan Sengit Talenta AI Di China: Alibaba Kehilangan Pakar Ke Pesaing Besar

TLDR

Kepergian talenta utama dari Tongyi Lab menunjukkan kompetisi yang kuat di sektor AI.
JD.com dan Tencent berebut talenta berpengalaman untuk memperkuat tim AI mereka.
Pergerakan profesional di industri teknologi mencerminkan dinamika dan perubahan cepat dalam pengembangan AI.
Alibaba Group Holding mengalami perubahan signifikan di dompet bisnis kecerdasan buatannya setelah beberapa ahli senior di Tongyi Lab memutuskan untuk meninggalkan perusahaan demi tantangan baru. Tongyi Lab merupakan pengembang model AI Qwen yang banyak digunakan dan dikenal di China.Yan Zhijie, yang sudah bergabung dengan Alibaba sejak 2015 dan memimpin beberapa divisi penting, mengundurkan diri dari Alibaba pada Februari dan kemudian bergabung dengan Explore Academy di JD.com, sebuah lembaga penelitian teknologi mutakhir.Setelah meninggalkan Alibaba, Yan sempat bergabung sementara di Tencent sebelum akhirnya keluar lagi karena restrukturisasi internal. Sementara posisi Yan di Tongyi Lab diisi oleh Li Xiangang, co-founder dari start-up AI 01.AI.Tokoh senior lainnya, Bo Liefeng, yang sebelumnya memiliki pengalaman di JD.com dan Amazon, pindah ke tim model AI Hunyuan di Tencent, menandai perpindahan penting dalam persaingan talenta AI antara Alibaba dan raksasa teknologi lain di China.Situasi ini memperlihatkan betapa sengitnya persaingan perekrutan talenta AI di China, di mana perusahaan-perusahaan besar berusaha mengamankan dan memanfaatkan para ahli terbaik demi memenangkan inovasi dan pengembangan teknologi terbaru.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.