Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fenomena Langit Agustus 2025: Puncak Hujan Meteor Perseid dan Fase Bulan Istimewa

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (7mo ago) astronomy-and-space-exploration (7mo ago)
08 Agt 2025
22 dibaca
1 menit
Fenomena Langit Agustus 2025: Puncak Hujan Meteor Perseid dan Fase Bulan Istimewa

Rangkuman 15 Detik

Bulan purnama Agustus dikenal sebagai Sturgeon Moon.
Puncak hujan meteor Perseid akan terjadi pada 12-13 Agustus.
Merkurius akan terlihat jelas pada 18 Agustus saat elongasi barat terbesarnya.
Pada bulan Agustus 2025, langit akan dihiasi oleh berbagai fenomena luar angkasa yang menarik perhatian. Salah satunya adalah puncak hujan meteor Perseid yang terjadi pada minggu kedua bulan ini. Bulan juga akan melalui dua fase penting yaitu purnama yang dikenal dengan nama Sturgeon Moon pada tanggal 9 Agustus dan fase Bulan baru pada tanggal 18 Agustus. Sturgeon Moon mendapatkan namanya dari ikan purba yang dahulu sering terlihat di Amerika Utara saat akhir musim panas, menambah nilai budaya fenomena ini. Hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada malam tanggal 12 Agustus hingga dini hari berikutnya dengan potensi 150 meteor per jam, meskipun cahaya Bulan purnama akan sedikit mengurangi jumlah meteor yang terlihat. Selain itu, Merkurius juga akan mengalami elongasi barat terbesar, membuatnya terlihat sangat jelas di cakrawala pagi hari, sedangkan Bulan fase baru tidak akan terlihat di malam hari.

Analisis Ahli

Dr. Risa Hayati (Astronom Indonesia)
Puncak hujan meteor Perseid adalah salah satu fenomena terbaik untuk mengajak masyarakat mempelajari astronomi karena intensitasnya yang tinggi dan kemudahan pengamatannya oleh mata telanjang.