Profesor Peter Burke Kembangkan Drone Otonom dengan Otak Buatan AI Generatif
Teknologi
Robotika
07 Agt 2025
23 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Proyek ini menunjukkan potensi penggunaan AI generatif dalam pengembangan sistem kontrol drone.
Penggunaan berbagai model AI dalam pengembangan kode menunjukkan tantangan dan kemajuan dalam teknologi.
Keselamatan dalam pengembangan teknologi otonom harus menjadi perhatian utama.
Peter Burke, profesor di University of California, menciptakan sebuah robot dengan otak yang dilatih menggunakan AI generatif seperti ChatGPT dan Claude. Proyek ini bertujuan membangun sistem kendali drone yang dapat beroperasi secara mandiri dengan minimal intervensi manusia, mengingat inspirasi dari film The Terminator.
Dalam proyek ini, Burke menggunakan dua jenis robot: model AI yang menulis kode dan drone yang menjalankan kode tersebut dengan komputer onboard Raspberry Pi Zero 2 W. Sistem kontrol yang dibuat disebut WebGCS, yang menampilkan dashboard kontrol drone melalui website yang bisa diakses secara online saat drone terbang.
Burke melakukan pengembangan melalui beberapa sprint dengan berbagai model AI dan alat pengkodean seperti VS Code dan Windsurf. Meskipun mengalami masalah seperti pembatasan konteks pada model AI, akhirnya sistem berhasil dibuat dengan Windsurf dalam waktu sekitar 2,5 minggu, menghasilkan 10.000 baris kode.
Proyek ini jauh lebih cepat dibandingkan proyek sebelumnya yang memakan waktu empat tahun, menunjukkan potensi besar AI generatif dalam mengembangkan sistem robotik yang kompleks dan otonom. Meski demikian, para ahli seperti Hantz Févry mengingatkan perlunya pembatasan dan pengawasan ketat demi keselamatan pengguna.
Kesimpulannya, proyek Burke membuka peluang besar untuk pengembangan sistem drone otonom yang lebih cepat dan efisien, namun juga menjadi peringatan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan langkah-langkah keamanan agar tidak menciptakan risiko berbahaya di masa depan.
Analisis Ahli
Hantz Févry
Saya sangat tertarik dengan sistem drone yang secara otonom membangun pusat komando kendali menggunakan AI generatif; ini sejalan dengan kemajuan dalam intelijen spasial, tapi harus ada batasan tegas demi keselamatan.

