Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Menggabungkan Peternakan dan Energi Surya: Masa Depan Agrivoltaics di Australia

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (7mo ago) climate-and-environment (7mo ago)
07 Agt 2025
264 dibaca
1 menit
Menggabungkan Peternakan dan Energi Surya: Masa Depan Agrivoltaics di Australia

Rangkuman 15 Detik

Integrasi pertanian dan energi terbarukan dapat dilakukan secara efektif melalui praktik agrivoltaik.
Penggembalaan di solar farm tidak hanya bermanfaat bagi petani tetapi juga untuk perusahaan energi.
Penggunaan domba dalam pemeliharaan lahan di solar farm dapat meningkatkan kualitas produk pertanian seperti wool.
Di Australia, usaha untuk menggabungkan produksi listrik tenaga surya dengan aktivitas pertanian mulai dilakukan lewat proyek Glenrowan West yang memiliki kapasitas 149 MW. Proyek ini mencontoh pendekatan yang sudah lama dipakai di Eropa dan Jepang untuk mengatasi keterbatasan lahan. Agrivoltaics atau solar grazing adalah metode di mana hewan ternak seperti domba digunakan untuk memelihara dan mengelola vegetasi di sekitar dan di bawah panel surya. Metode ini sangat efisien secara biaya dan ramah lingkungan, serta dapat meningkatkan kesehatan tanah. Selain Gayle dan Tom Lee, Ben Wynn juga merupakan pionir dalam model penggabungan peternakan sapi dengan instalasi solar di Australia, meski desain dan penyusunan panel harus disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas ternak. Para petani mendapat keuntungan besar karena mereka bisa tetap menggunakan lahan penggembalaan mereka tanpa kehilangan aksesnya pada perusahaan energi. Perusahaan energi juga diuntungkan dengan manajemen vegetasi yang menjadi lebih mudah dan hemat biaya. Praktik ini sudah banyak diterapkan di negara lain seperti Portugal dan Inggris, di mana domba membantu mengurangi risiko kebakaran dan biaya pemotongan rumput, serta berhasil meningkatkan kualitas dan kuantitas wol.

Analisis Ahli

Eric Nordberg
Konsep solar grazing sangat menguntungkan baik bagi petani maupun perusahaan energi karena dapat menggabungkan produksi makanan dan listrik serta mengurangi biaya pengelolaan vegetasi secara signifikan.