Inovasi Daur Ulang Panel Surya di Australia: Ekstraksi Perak Presisi Tanpa Merusak
Sains
Iklim dan Lingkungan
15 Agt 2025
111 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Teknologi baru dapat mengubah limbah panel surya menjadi sumber perak yang berharga.
Proses ekstraksi yang inovatif ini dapat meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi limbah.
Kolaborasi antara penelitian universitas dan industri dapat menghasilkan solusi berkelanjutan untuk masalah lingkungan.
Australia menghadapi masalah limbah panel surya yang terus meningkat karena banyak panel mulai mencapai usia sekitar 25 tahun. Limbah ini mengandung perak yang sangat berharga, namun metode daur ulang saat ini merusak komponen seperti kaca dan silikon, sehingga hanya sebagian kecil yang didaur ulang.
Peneliti di Macquarie University telah mengembangkan teknologi baru yang bisa mengekstrak perak secara presisi tanpa merusak bagian lain dari panel surya. Teknologi ini menggunakan arus asam lemah yang diarahkan khusus ke perak, menjaga wafer silikon tetap utuh dan dapat digunakan kembali.
Teknologi ini dipadukan dengan sistem delaminasi bertenaga microwave yang memisahkan kaca dan silikon dari panel tanpa menghancurkan atau menggunakan suhu tinggi. Kombinasi ini memungkinkan efisiensi ekstraksi perak lebih dari 77 persen dan bahan lainnya tetap bisa dipakai ulang.
Lithium Universe, sebuah perusahaan yang terdaftar di ASX, telah melisensikan teknologi ini dan berencana mengembangkan serta mengkomersialkannya pada tahun 2032. Teknologi ini dipercaya dapat menjadi solusi berkelanjutan sekaligus ekonomis untuk masalah limbah solar panel di Australia dan dunia.
Selain perak, teknologi ini berpotensi dikembangkan untuk mengekstrak logam berharga lain seperti galium, indium, dan tembaga. Hal ini akan mendukung target Australia dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan menciptakan sumber daya baru dari limbah teknologi.
Analisis Ahli
Dr Binesh Puthen Veettil
Teknologi kami memfokuskan pada pelestarian komponen panel surya sehingga bisa digunakan kembali, berbeda dari metode konvensional yang merusak seluruh material.Professor Sam Muller
Inovasi ini tidak hanya memecahkan masalah limbah tapi juga menciptakan aliran sumber daya baru untuk memenuhi permintaan global, sejalan dengan target energi terbarukan Australia.

