Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Serangan Besar Pada SharePoint Versi Lama Memicu Risiko Keamanan Global

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
24 Jul 2025
1467 dibaca
2 menit
Serangan Besar Pada SharePoint Versi Lama Memicu Risiko Keamanan Global

TLDR

Pentingnya memperbarui dan mendukung perangkat lunak yang digunakan untuk menghindari risiko keamanan.
Eksploitasi kerentanan pada perangkat lunak yang sudah usang dapat menyebabkan kerugian besar bagi organisasi.
Meskipun ada dukungan dari Microsoft, organisasi harus siap untuk berinvestasi dalam keamanan siber dan respons insiden.
Banyak organisasi di seluruh dunia mengalami kebocoran data akibat serangan yang memanfaatkan kerentanan pada SharePoint versi lama yang dikelola sendiri, bukan versi cloud. Kerentanan ini menjadi celah bagi kelompok hacker, termasuk yang terkait dengan China, untuk menyerang banyak instansi besar.Microsoft mengeluarkan patch untuk menutup celah ini, tetapi patch tersebut mengalami cacat dan harus diperbaiki kembali dalam waktu singkat. Meski demikian, serangan sudah terjadi dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah sistem, termasuk National Nuclear Security Administration di AS.Server SharePoint yang dikelola sendiri menjadi target populer karena sering kali dibiarkan tanpa pengawasan yang memadai dan terekspos ke internet, sehingga mudah diserang. Microsoft sendiri sudah memulai proses penghentian dukungan bagi server SharePoint versi lama.Microsoft mendorong pengguna untuk migrasi ke layanan cloud Microsoft 365 yang lebih aman dan terus mendapatkan pembaruan, serta menggunakan perlindungan tambahan seperti Microsoft Defender Antivirus. Sementara itu, CISA menyarankan agar pengguna menghentikan penggunaan server SharePoint yang sudah mencapai masa akhir dukungan.Masalah ini mencerminkan tantangan besar terhadap perangkat lunak lawas dan pentingnya transisi ke layanan modern berbasis cloud agar keamanan sistem tetap terjaga. Organisasi harus memperhatikan kesiapan infrastruktur dan anggaran untuk keamanan dari serangan siber agar tidak menjadi korban berikutnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.