Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Teknologi Biofilm Inovatif Ubah Gas Karbon Jadi Energi Biomethana Bersih

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (7mo ago) climate-and-environment (7mo ago)
07 Agt 2025
23 dibaca
2 menit
Teknologi Biofilm Inovatif Ubah Gas Karbon Jadi Energi Biomethana Bersih

Rangkuman 15 Detik

Proses berbasis biofilm dapat mengubah gas karbon berbahaya menjadi energi terbarukan.
Penggunaan reaktor biofilm meningkatkan kemurnian dan stabilitas produksi metana.
Biofilm memungkinkan penggunaan substrat yang tidak biasa seperti limbah plastik dalam proses biogas.
Para ilmuwan di Norwegian Institute of BIOeconomy Research (NIBIO) telah mengembangkan cara baru memanfaatkan biofilm untuk mengubah gas karbon seperti karbon dioksida dan karbon monoksida menjadi biomethana. Biomethana ini dapat menjadi alternatif hijau dan berkelanjutan menggantikan gas alam biasa karena kemurniannya yang tinggi, hingga 96 persen. Biofilm adalah kumpulan mikroorganisme yang menempel satu sama lain dan pada permukaan, membentuk lapisan lengket yang mengandung zat biologis seperti protein dan gula. Lapisan ini membantu mikroorganisme memproses gas dan mengubahnya menjadi metana, sehingga prosesnya lebih efisien dibandingkan metode biogas tradisional. Untuk mengatasi masalah gas pengotor seperti hidrogen sulfida dan amonia, tim peneliti menggunakan reaktor biofilm bergerak bernama Anaerobic Moving Bed Biofilm Reactor (AnMBBR). Metode ini meningkatkan kontak antara gas dan cairan, sehingga produksi metana lebih stabil dan berkualitas tinggi walaupun kandungan H2S tinggi. Selain itu, teknologi biofilm juga memungkinkan penggunaan bahan baku non-konvensional seperti biomassa kayu dan limbah plastik dalam produksi syngas yang diubah menjadi metana. Penambahan hidrogen ke dalam proses ini dapat meningkatkan hasil metana, walaupun perlu diatur dengan hati-hati agar jangan sampai mengganggu keseimbangan proses. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses berbasis biofilm memberikan platform yang fleksibel dan kuat untuk produksi biogas masa depan. Teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus memproduksi energi terbarukan yang lebih bersih dan efisien.

Analisis Ahli

Lu Feng
Teknologi biofilm memberikan platform fleksibel dan tahan banting untuk produksi biogas di masa depan, dengan potensi besar untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca.